Wayag, andalan Raja Ampat
Tak ada yang menyangkal kalau Raja Ampat di Provinsi Papua Barat Daya adalah salah satu tempat terindah di dunia. Baik bawah laut maupun atas lautnya sama-sama memukau. Sayangnya, masih banyak yang ragu ke Raja Ampat karena biayanya yang mahal. Padahal yang didapat sangat sebanding, bahkan lebih! Tentu jangan pergi sendirian, dan berharap di sana ada join tour yang berangkat setiap hari. Pergilah berombongan atau ikut open trip. Harganya sangat masuk akal. Yuk simak panduan cerdas eksplor Raja Ampat terkini sebelum memutuskan pergi ke sana.
Baca juga: “Di Mana Letak Raja Ampat? Dan Apa yang Membuatnya Istimewa?”
WAKTU TERBAIK KE RAJA AMPAT
Antara September hingga April. Hindari Juni-Agustus karena ombak biasanya tinggi dan musim angin kencang.
DURASI IDEAL KELILING RAJA AMPAT
Minimal 6 hari untuk keliling kawasan utara saja atau kawasan selatan (Misool) saja. Kalau eksplor keduanya harus minimal 10-12 hari.
CARA KE RAJA AMPAT
Ambil penerbangan ke Sorong, Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya. Nama bandaranya Domine Eduard Osok. Beberapa maskapai yang melayani penerbangan ke Sorong yaitu Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Durasi terbang dari Jakarta: 4 jam (direct).
Bandara Domine Eduard Osok di Sorong
Lalu dari Sorong ke Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, bisa via laut maupun udara. Jalur laut bisa dengan naik kapal umum Express, durasi 2 jam, atau sewa speedboat, durasi juga 2 jam.
Untuk jalur udara, tujuannya ke Bandara Kabare di Kecamatan Waigeo Utara lalu lanjut ke Bandara Marinda di Waisai (Kecamatan Waigeo Selatan). Maskapai yang melayani hanya Susi Air.
Nah, kalau dari Sorong ke Misool tentu beda rutenya. Hanya ada jalur laut dengan kapal ferry, durasi 8-10 jam, atau kapal Express, durasi 5-6 jam, atau tentu saja sewa speedboat.
Selengkapnya tentang cara ke Raja Ampat bisa dibaca di sini.
CARA EKSPLOR RAJA AMPAT
Satu-satunya cara hanya dengan menyewa speedboat. Karena yang dieksplor memang pulau-pulau, dan tidak ada kapal umum yang melayani rute-rute wisata. Kisaran harga sewa speedboat dari Waisai PP (kapasitas 10-12 penumpang dengan kekuatan mesin minimal 2 X 85PK), sudah termasuk biaya sandar, mulai Rp6 juta sampai Rp25 juta tergantung destinasinya. Sedangkan Kisaran harga sewa speedboat keliling Misool: Rp4,5-5 juta/hari. Selengkapnya baca di sini.
PULAU/AREA YANG BISA DIEKSPLOR:
Dari 4 pulau utama di Raja Ampat, hanya Pulau Salawati yang hingga kini belum dieksplor wisatawan. Padahal dari segi jarak justru paling dekat dengan Sorong, yang dipisahkan oleh Selat Sele dari Pulau Papua.
Pulau Batanta memiliki banyak air terjun yang masih perawan dan di pulau ini juga ada beberapa homestay. Tapi pulau ini belum populer sebagai tujuan wisata.
Yang paling banyak dieksplor tentulah Pulau Waigeo, pulau terbesar di Raja Ampat. Itu pun area eksplorasinya hanya di sekitar pesisir selatan dan Teluk Mayalibit (tempat Kali Biru berada), serta Kepulauan Wayag yang berada cukup jauh di barat laut Pulau Waigeo.
Kali Biru
Pulau kedua yang banyak dieksplor adalah Pulau Misool, di kawasan selatan. Tapi daerah eksplorasinya juga sebatas di pulau-pulau dan perairan di sisi timur dan tenggara Pulau Misool.
AKTIVITAS YANG BISA DILAKUKAN DI RAJA AMPAT
- Menyelam (diving)

- Snorkeling
- Berenang di pantai
- Bird watching
- Menikmati ’aerial view’
- Island hopping
- Bermain-main dengan kawanan hiu
- Berenang dengan ubur-ubur tak bersengat
- Melihat lukisan purbakala
- Trekking
- Masuk gua
- Melihat batu-batu unik
- Sunset hunting
- Bermain dengan anak-anak lokal
Selengkapnya tentang aktivitas yang bisa dilakukan di Raja Ampat bisa dibaca di sini.
PENGINAPAN
Ada beberapa pilihan lokasi penginapan di Raja Ampat. Kalau mau lebih murah dan mudah mencari makanan serta dekat dengan keramaian, pilihlah beberapa hotel (mostly hotel melati) yang banyak tersedia di Kota Waisai.
Tapi kalau ingin ketenangan, merasakan suasana pantai, bahkan ingin tinggal di water villa, pilih resor atau homestay di pulau-pulau yang tersebar di area Selat Dampier, atau di pesisir selatan bagian barat Pulau Waigeo, di Teluk Kabui, di Fam Lagoon (dekat Piaynemo), dan ada juga di pulau-pulau lainnya.
Jangan lupa, agar tidak terburu-buru, kita butuh menginap 1 malam di Sorong sehari sebelum jadwal pesawat kita kembali ke kota asal. Banyak hotel dari kelas melati sampai bintang 4 di Sorong.
Selengkapnya tentang penginapan di Raja Ampat dan Sorong bisa dibaca di sini.
OLEH-OLEH
- Di Waisai ada beberapa toko suvenir yang menjual aneka kerajinan Papua, T-shirt, gantungan kunci dll.
- Di Sorong ada toko suvenir yang menjual kerajinan khas Papua, batik papua, T-shirt, gantungan kunci, dll.
- Untuk oleh-oleh makanan, yang paling populer dan wajib tentunya roti abon gulung. Ada Billy Bakery dan Hawai Bakery. Juga ada keripik sukun, Kopi Senang, dll.
Selengkapnya tentang oleh-oleh di Raja Ampat dan Sorong bisa dibaca di sini.
MAKAN DI SORONG
Sorong kota besar, ibu kota provinsi, jadi jangan khawatir soal makanan. Beberapa chain restoran juga sudah buka. Tapi yang paling dicari tentulah seafood segar, nasi kuning, dada atau rahang tuna.
Selengkapnya tentang restoran di Sorong bisa dibaca di sini.
INTERNET
Pihak resor pada umumnya menyediakan Wi-Fi gratis bagi para tamunya tapi jangan terlalu berharap selalu kencang. Sedangkan pihak homestay jarang yang menyediakan Wi-Fi gratis. Tapi kalau resor atau homestay-nya berada di Pulau Waigeo dan sekitarnya, kemungkinan sinyal data Telkomsel cukup bagus. Beda hal kalau resor atau homestay-nya jauh di tengah laut.
PAKET-PAKET TRIP RAJA AMPAT:
- Day tour setiap Sabtu atau Minggu, start dan berakhir di Pelabuhan Marina Sorong (biasanya hanya ke Piaynemo dan sekitarnya)
Piaynemo
- Paket join tour atau private tour dari 2D1N sampai 4D3N
- Paket spesial bersama tour leader dari MyTrip 5D4N (termasuk Wayag dan 1 malam terakhir di Sorong): mulai Rp12.200.000/orang (minimal 9 peserta).
- Paket spesial Misool Kayaking 7D6N: mulai Rp29.000.000/orang (minimal 8 peserta).
Selengkapnya tentang paket-paket trip Raja Ampat bisa dibaca di sini.
RETRIBUSI WISATA, MARINE PARK & TIKET-TIKET MASUK
Aturan tentang tiket atau retribusi wisata maupun conservation/marine park fee (tarif jasa lingkungan, dulu populer dengan sebutan Pin Raja Ampat) berubah-ubah terus. Update terakhir yang MyTrip dapatkan, semua tamu ke Raja Ampat harus registrasi ke https://sipari-rajaampat.id/registrasi/. WNI bayar retribusi wisata Raja Ampat Rp300.000, WNA Rp1.000.000.
Update terbaru lagi, hanya turis WNA yang wajib registrasi online. Sedangkan turis domestik, cukup bayar Rp300.000 per orang begitu tiba di Pelabuhan Waisai.
Selain itu, untuk beberapa objek atau pulau, ada lagi biaya sandar speedboat yang biasanya Rp300.000 untuk speedboat kecil maupun sedang. Untuk phinisi atau kapal pesiar tentu beda lagi tarifnya.
Di Misool beda lagi. Dulu hanya satu tempat yang berbayar. Sekarang hampir semua objek populer memberlakukan tiket masuk per orang Rp100.000. Kalau mau gratis dan tidak ada petugas yang menagih tiket masuk, harus merapat ke pantai-pantai yang masih tersembunyi.
Jadi kalau nggak mau repot, ikutlah open trip ke Raja Ampat bersama MyTrip 26-30 September 2026. Segera hubungi WhatsApp 0811821006.