INI DIA ITINERARY 5 HARI EKSPLOR FILIPINA (MANILA-CEBU-BORACAY) 2021-01-27 17:40

Lakbay Museo

 

Filipina, negara tetangga dengan segudang destinasinya ini memang tak akan pernah habis dikupas. Semakin dibahas semakin menggoda untuk didatangi (lagi). Memang, negara kepulauan yang terdiri dari 7.107 pulau ini (terbanyak kedua di dunia setelah Indonesia) pilihan wisatanya seabrek. Sehingga bagi traveler memaksimalkan kunjungan ke Filipina pasti menjadi PR berat. Apalagi bagi yang jatah cutinya terbatas. Tapi jangan khawatir, MyTrip akan bantu merangkumkannya sehingga Trippers nggak perlu ribet. Tinggal just pack and go!

 

Ini dia itinerary eksplor Filipina (Manila, Cebu, Boracay) selama 5 hari 4 malam yang singkat, seru, padat dan tentu OK banget buat jadi contekan bagi Trippers yang nggak mau repot utak-atik itinerary sendiri. Kalaupun sekarang-sekarang ini belum bisa ke Filipina, contekannya bisa disimpan untuk dipraktekkan usai pandemi.

 

Baca juga: "Panduan Cerdas Eksplor Filipina (Bagian 1)"


HARI 1: JAKARTA-MANILA

Terbang ke Manila dengan maskapai Cebu Pacific. Berangkatnya selepas tengah malam. 4 jam kemudian sudah tiba di bandara NAIA (Ninoy Aquino International Airport) Terminal 3. (Jadwal penerbangan bisa berubah sewaktu-waktu).

 

Sesudah mengumpulkan energi dengan sarapan, kita bisa langsung eksplorasi Kota Manila sebelum check in hotel. Destinasi yang didatangi: kawasan kota tua Intramuros (terdapat Fort Santiago, San Agustin Church), The Rizal Monument, Binondo Chinatown atau kalau ngebet belanja bisa langsung ke SM Mall of Asia. Di mal ini ada gerai Kultura, pusat oleh-oleh lengkap yang paling banyak diburu turis.

 

Fort Santiago di Intramuros

 

O ya, ada satu tempat di dekat SM Mall of Asia yang tak boleh dilewatkan yaitu Lakbay Museo (Lakbay= jalan Jalan/pelesiran, Museo=Museum). Museum ini akan memberikan pengalaman baru dalam mengekplorasi kekhasan tiap region di Manila dan hanya di satu tempat. Di sini pengunjung bisa mengenal budaya Filipina mulai dari aneka kerajinan, menonton (sekaligus terlibat) pertunjukan tradisional, vinegar tasting, mencicipi aneka camilan khas Filipina, nyebur di mangkuk beras raksasa, dan masih banyak aktivitas seru lainnya. O ya di museum ini juga banyak spot yang Instagrammable lho. Makanya wajib mampir!

 

Pintu masuk Lakbay Museo


HARI 2: MANILA-CEBU

Dari Manila melipir ke Cebu. Terbang dengan Cebu Pacific. Di kota terbesar ke-2 di Filpina ini banyak banget yang bisa dieksplor, apalagi buat penyuka sejarah. Maklum, Cebu adalah kota penting dalam sejarah Filipina. Kedatangan agama Katolik pertama kali di Filipina melalui kota ini.

 

Bisa mengunjungi Magellan’s Cross (salib pertama yang ditancapkan Ferdinand Magellan sebagai penanda kehadiran agama Katolik) dan Basilica of Santo Nino serta tak lupa The Heritage of Cebu Monument. Kemudian dilanjutkan ke Casa Gorordo Museum yang letaknya masih berdekatan. Ini adalah bekas mansion peninggalan kolonial Spanyol yang masih terawat dengan baik. Perabotnya masih dipertahankan sehingga pengunjung bisa membayangkan kayak gimana life style pembesar di masa itu.

 

The Heritage of Cebu Monument

 

Mengunjungi Cebu juga tak boleh melupakan kekayaan kuliner dan agro wisatanya. Mangga adalah salah satu jenis buah tropis yang paling terkenal dari Filipina. Produk olahan berupa mangga keringnya bahkan sudah mendunia. Kita bisa mengintip proses pembuatannya langsung dengan mengikuti Factory Tour di Profood International Corporation. Pabrik ini juga dilengkapi museum dan pusat oleh-oleh. Harganya tentu lebih murah dari toko-toko di luar pabrik.

 

Toko oleh-oleh di dalam pabrik pengolahan mangga

 

Agendakan juga ke Ralfe Gourmet Casa de Cacao, rumah bergaya Spanyol yang menjadi galeri dan sentra seluk-beluk kakao (bahan dasar cokelat) dan cara pengolahannya. 

 

Puas berkeliling Cebu jangan lupa mampir mengisi perut di Abaseria Deli Café, rumah makan tradisional yang sangat layak direkomendasikan. Tempatnya asyik dan bikin betah karena sangat homey. Interior juga unik karena lebih mirip galeri. Dan yang penting menunya pas di lidah.

 

Pengunjung bersantap di Abesaria Deli Cafe



HARI 3: CEBU-BORACAY

Lanjut terbang ke Boracay. Perjalanan sekitar 1 jam-an dengan Cebu Pacific. Ada dua bandara terdekat dengan Boracay yaitu Caticlan dan Kalibo. Biasanya pelancong memilih mendarat di Caticlan. Bandaranya memang kecil namun efisien. Karena tinggal ngesot tak sampai 15 menit sudah sampai dermaga penyeberangan ke Boracay. Bandara satunya yaitu Kalibo lebih diutamakan untuk penerbangan internasional. Namun jaraknya masih 80 km-an lagi (sekitar 2 jam-an) sampai ke dermaga penyeberangan.

 

Kalau sudah di Filipina memang wajib hukumnya menginjakkan kaki di Boracay. Boracay adalah salah satu pulau terindah yang selalu mendapat peringkat tinggi hasil survey global.

 

Boracay identik dengan White Beach

 

Seperti kita tahu Boracay identik dengan White Beach, pantai berpasir putih yang membentang sejauh 4 km. Sesuai namanya pasirnya memang putih dan halus seperti tepung. Sore hari waktu yang tepat menghabiskan waktu di sini karena pantai ini merupakan salah satu tempat paling ciamik untuk memandangi sunset. Selain itu, banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan. Mulai dari sekadar jalan-jalan di atas pasir, bermain air, atau menjajal aneka water sports. Yang tak boleh luput dicoba adalah Paraw Sunset Sailing. Berlayar dengan kapal tradisional menjemput matahari terbenam di balik cakrawala sambil diempas-empaskan ombak itu seru abis!

 

Menikmati sunset di White Beach dengan latar paraw

 

Inilah paraw

 

HARI 4: BORACAY

Boracay tentu bukan cuma White Beach. Di sekeliling pulau kecil ini terdapat lebih dari selusin pantai-pantai kecil yang tak kalah cantik seperti Bulabog, Ilig Iligan, Diniwid, dll. Perairannya pun cantik sebening kristal. Island hopping adalah salah satu cara populer lain menikmati Boracay.

 

Perairan di sekitar Boracay, sebening kristal

 

Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 8 pagi. Meski judulnya island hopping tapi sebenarnya lebih tepat disebut beach hopping karena yang didatangi masih di pulau yang sama. Ada sih pulau yang didatangi seperti Crocodile Island tetapi tidak didarati melainkan untuk snorkeling-an di perairan sekitarnya yang memang ciamik. Kemudian juga ada Coral Garden yang juga tempat favorit snorkeling. Selain snorkeling, berenang dan mantai, ada aktivitas yang tak kalah seru yang perlu dijajal yaitu helmet diving.

 

Pantai Ilig Iligan

 

Sore hari jika masih punya tenaga dan waktu bisa melanjutkan menikmati aktivitas bahari lain seperti flying fish, parasailing, dll. Atau kalau pengen leha-leha aja bisa melanjutkan mantai kembali ke White Beach menikmati sunset.

 

HARI 5: BORACAY

Hari terakhir di Boracay, jika penerbangan kembali di siang hari, bisa puas-puasin nyantai setelah energi terkuras 2 hari menikmati Boracay. Entah mantai atau berenang sebelum check out.  Siang hari siap-siap menuju bandara terbang ke Manila lalu melanjutkan perjalanan kembali ke tanah air dengan Cebu Pacific di malam hari.

 

 

Teks: Dammer Saragih Foto: Dammer Saragih, Shutterstock
Comment