PANDUAN LENGKAP MENGEKSPLOR JEWEL CHANGI AIRPORT SAMPAI PUAS 2021-01-13 07:00

Rain Vortex di Jewel Changi Airport

 

Mungkin sudah ada yang kangen dengan Singapura atau kangen transit di Changi Airport Singapura ya…. Mungkin ada yang kepingin menikmati Jewel Changi Airport yang dibuka 17 April 2019 tapi belum sempat karena keburu pandemi Covid-19 melanda dunia. Yuk kita melakukan ‘virtual tour’ ala-ala ke Jewel dengan membaca artikel ini.  

 

LOKASINYA DI MANA TEPATNYA?

Terhubung dengan Terminal Changi Airport:

- Terminal 1, terhubung dari area arrival hall ke lantai 1 Jewel.

- Terminal 2, terhubung dengan link bridge yang cukup panjang dari departure hall lantai 2 terminal (dekat row 1 check in counter) ke lantai 3 Jewel, membutuhkan waktu sekitar 10 menit berjalan santai.

- Terminal 3, terhubung dengan link bridge yang cukup panjang dari departure hall lantai 2 terminal (dekat row 11 check in counter) ke lantai 1 Jewel, membutuhkan waktu sekitar 10 menit berjalan santai.

- Terminal 4, perlu naik shuttle bus gratis ke Terminal 2 lalu gunakan link bridge.

 

DURASI IDEALNYA BERAPA JAM?

Jika ingin menikmati semua atraksi yang ada diperlukan waktu sekitar 6-8 jam transit (termasuk perkiraan waktu untuk proses imigrasi dan check in). Namun jika hanya ingin melihat-lihat pertokoan dan air mancur indoor tertinggi di dunia yang dimiliki Jewel, perlu waktu 3 jam (termasuk perkiraan waktu untuk proses imigrasi dan check in).

 

Nggak ada salahnya juga mengunjungi Jewel bukan di kala transit, melainkan memasukkannya ke dalam itinerary liburan singkat atau liburan akhir pekan ke Singapura.

 

Baca juga: “Transit 6, 8, atau 16 Jam di Singapura Bisa ke Mana Aja?

 

FASILITASNYA APA SAJA?

Early Check in

Beberapa maskapai memberikan fasilitas early check in termasuk check in bagasi dengan waktu yang bervariasi, yang berlokasi di Jewel lantai 1 sehingga kita tidak perlu membawa bagasi jika kita ke Jewel sebelum melanjutkan penerbangan dengan maskapai yang berbeda dan/atau bukan connecting. Lihat ketetangan di link ini https://www.changiairport.com/en/airport-guide/departing/checking-in/early-check-in.html.

 

Khusus penumpang Singapore Airlines bisa check in di terminal termasuk check in bagasi 48 jam sebelum waktu penerbangan.

 

Penitipan Bagasi

Tersedia di lantai 1 tapi berbayar.

 

Penginapan

Yotelair adalah hotel yang berlokasi di Jewel lantai 4 yang menawarkan penginapan harian (harga sekitar SGD 200) dan penginapan dalam hitungan jam (4 jam mulai SGD 100 ++, 6 jam mulai SGD 120 ++, 8 jam mulai SGD 140 ++) yang dapat direservasi melalui email singaporechangi.reservations@yotel.com. Tersedia juga fasilitas mandi saja untuk yang tidak menginap.

 

Baca juga: “10 Akomodasi Favorit di Tokyo, Bangkok, Hong Kong, Kuala Lumpur, dan Singapura

 

ATRAKSINYA APA SAJA?

Jewel Changi menawarkan berbagai macam atraksi gratis maupun berbayar. Untuk yang berbayar, jika kita punya banyak waktu dan ingin mencoba beberapa atraksi, saya sarankan membeli tiket bundle yang hanya dijual online di https://www.jewelchangiairport.com.

 

Harga bervariasi dari SGD 38 sampai 71 untuk dewasa dan SGD 27 sampai 50 untuk anak-anak dan lansia, tergantung paket apa yang dipilih. Paket termahal mencakup semua 7 atraksi yang ada, yaitu:

1. Changi Experience Studio

2. Canopy Park (termasuk Discovery Slides, Foggy Bowls, Petal Garden, Topiary Walk)

3. Canopy Bridge

4. Hedge Maze

5. Mirror Maze

6. Manulife Sky Nets – Walking

7. Manulife Sky Nets – Bouncing

 

HSBC Rain Vortex

Air terjun indoor setinggi 40 m ini adalah ikon utama Jewel dan merupakan air terjun indoor tertinggi di dunia. Daya tariknya selain tampak asri seperti sungguhan, juga kecanggihan desain yang membuat air terjun ini jatuh tepat ke tengah. Seni lampu sorot yang keren juga membuat atraksi light & sound show di air terjun ini menjadi sangat menarik.

 

Light & Sound Show

 

Lalu ide membuat kereta antar terminal melewati area pinggir air terjun adalah ide brilian sehingga travellers yang nggak sempat mampir ke Jewel bisa melihat air terjun ini dari balik jendela kereta. Dan buat yang sedang di Jewel, kereta yang tampak kecil dari kejauhan ini memberi kesan bagaikan mainan berjalan yang menghiasi air terjun.

 

Kereta antar terminal melewati Rain Vortex

 

Jam buka: 08.00-00.30 (setiap hari)

Light & Sound Show Time: 19.30–00.30 (setiap jam, setiap hari)

Lokasi: di tengah Forest Valley

Tiket masuk: gratis

 

Shiseido Forest Valley

Refreshing di tengah pepohonan ditemani suara gemercik air terjun bisa kita nikmati di sini.

Jam buka: 24 jam setiap hari

Lokasi: di area entry & exit point di setiap lantai

Tiket masuk: gratis

 

Changi Experience Studio

Ini atraksi berbayar termahal di Jewel tapi layak dikunjungi karena sangat kreatif menggunakan kecanggihan teknologi. Cara berinteraksi di sini dengan menggunakan kertas karton yang ada sensornya, di mana jika kertas karton diletakkan di atas titik sensor maka cahaya lampu di atasnya akan memantulkan gambar-gambar di atas karton ini.

 

Di awal pintu masuk kita akan disajikan atraksi gambar aneka kupu-kupu dan selanjutnya kupu-kupu ini menjadi ikon di seluruh studio ini. Selanjutnya kita akan dibawa untuk melihat sejarah pembangunan dan perkembangan Changi Airport melalui layar maupun media interaktif menggunakan karton.

 

Ada 2 pengetahuan yang akan didapat di sini. Pertama, bandara yang penuh burung besi raksasa harus bebas dari burung asli karena burung yang beterbangan dapat mengganggu kelancaran penerbangan. Caranya dengan menghilangkan area yang dapat menjadi sumber makanan burung misalnya rerumputan, harus dipotong sangat pendek.

 

Kedua, sebelum di Changi, bandara Singapura berada di area Paya Lebar, lalu dipindahkan ke Changi yang jauh dari permukiman dan area reklamasi sehingga aktivitas penerbangan tidak mengganggu permukiman penduduk.

 

Atraksi paling menarik di sini adalah Garden Harmony. Kreatif dan cantik banget tampilan lampu-lampunya. Kita bisa mengganti tampilan layar dan membuat musik diputar dengan menggoyang-goyangkan kartu di titik-titik yang ditentukan.

 

Garden Harmony di Changi Experience Studio

 

Aneka permainan interaktif juga ada di sini. Yang paling menarik lomba balap melawan pesawat tinggal landas, dengan menggunakan sepeda interaktif.

 

Lokasi ini juga cocok untuk menikmati acara light & sound-nya HSBC Rain Vortex di malam hari.

Jam buka: 10.00-22.00 (setiap hari)

Lokasi: lantai 4

Tiket masuk: SGD 25 (dewasa), SGD 17 (anak-anak dan lansia)

 

Canopy Park

Taman di lantai teratas yaitu lantai 5 Jewel ini tampak sangat asri. Udara segar dengan wangi pepohonan dapat kita nikmati.

 

Foggy Bowls

 

Di area ini terdapat beberapa atraksi yaitu Discovery Slides, Foggy Bowls (cocok untuk anak-anak bermain menikmati bola-bola kabut), Petal Garden, Topiary Walk di mana terdapat patung-patung binatang yang dibuat dari bahan alami seperti bunga dan ranting. Saya paling suka dengan 2 orang utan yang lagi stres!

 

2 orang utan yang lagi stres di Topiary Walk

 

Jam buka: 10.00-00.00 (Minggu-Kamis), 10.00-01.00 (Jumat, Sabtu, hari libur)

Lokasi: lantai 5

Tiket masuk: SGD 5 (dewasa/anak/lansia)

 

Canopy Bridge

Jembatan setinggi 23 m dari permukaan tanah ini bagian tengahnya kaca. Adrenalin akan sedikit terpacu saat ada sedikit semburan air terjun dan uap yang membuat kita serasa berjalan di atas awan. Tempat ini juga cocok untuk menonton light & sound show.

Jam buka: 10.00–22.00 (setiap hari)

Lokasi: Canopy Park (lantai 5)

Tiket masuk: SGD 8 (dewasa/anak/lansia)

 

Hedge Maze

Labirin yang dibentuk dari sekat-sekat pepohonaan ini di titik tertentu akan membuat sedikit kaget karena ada bunga yang tiba-tiba mekar di antara pepohonan ini.

 

Hedge Maze

 

Jam buka: 10.00–22.00 (setiap hari)

Lokasi: Canopy Park (lantai 5)

Tiket masuk: SGD 12 (dewasa), SGD 8 (anak-anak dan lansia)

 

Mirror Maze

Memasuki labirin dari kaca yang dihiasi lampu warna-warni ini bisa saja membuat Trippers tak berhasil menemukan jalan keluar, seperti saya. Lama mutar-mutar ketemunya malah pintu masuk melulu dan akhirnya saya menyerah, minta izin ke petugasnya untuk keluar dari pintu masuk, hehehe...

 

Mirror Maze

 

Jam buka: 10.00–22.00 (setiap hari)

Lokasi: Canopy Park (lantai 5)

Tiket masuk: SGD 15 (dewasa), SGD 10 (anak-anak dan lansia)

 

Manulife Sky Nets – Walking

Bagi yang ingin merasakan jalan di atas jala-jala yang terbentang 25 m di atas permukaan tanah bisa mencoba atraksi ini. Pastikan gunakan alas kaki yang nyaman.

 

Sky Nets – Walking

 

Jam buka: 10.00–22.00 (setiap hari)

Lokasi: Canopy Park (lantai 5)

Tiket masuk: SGD 15 (dewasa), SGD 10 (anak-anak dan lansia)

 

Manulife Sky Nets – Bouncing

Rasakan sensasi menjadi hampir tanpa bobot saat kita melompat di atas jaring raksasa ini!  Panjangnya 250 m. Bahkan anak-anak kecil pun bisa bermain bebas dengan aman. Pada titik tertinggi 8 m di atas Canopy Park, kita akan merasa seperti bisa mencapai langit.

Jam buka: 10.00–22.00 (setiap hari)

Lokasi: Canopy Park (lantai 5)

Tiket masuk: SGD 22 (dewasa), SGD 16 (anak-anak dan lansia)

 

TEMPAT MAKAN

Di setiap lantai termasuk di area dekat Canopy Park di lantai 5 banyak tempat makan. Pilihannya banyak mulai dari yang mahal sampai yang terjangkau. Saya memilih makan di Fun Toast di lantai 4 yang harganya terjangkau.

 

Food court

 

TEMPAT BELANJA

Di sini terdapat pertokoan yang menjual baju merek internasional, mainan, dll. Salah satu yang menarik adalah Pokemon Center.

 

TIPS:

- Jewel berlokasi bukan di dalam terminal. Jadi jika dari area kedatangan, Trippers harus keluar imigrasi dulu, dan sebaliknya jika dari area keberangkatan, jangan memasuki area imigrasi dulu.

- Jalan kaki dari terminal ke Jewel lumayan jauh. Jika mengajak lansia pertimbangkan untuk menggunakan cara lain, misalnya naik taksi.

- Jangan main di Hedge Maze dan Mirror Maze saat mendekati jam penerbangan, karena siapa tahu Trippers tersesat dalam permainan labirin ini sehingga perlu waktu lama untuk mencari jalan keluar.

- Pertunjukan light & sound dari HSBC Rain Fortex cocok dilihat di Changi Expereience Studio dan Canopy Bridge.

 

Catatan: Semua harga dan jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.

 

 

Teks: Kumala Budiyanto Foto: Kumala Budiyanto, Teo Liam Pheng
Comment