16 OBJEK WISATA WAJIB KUNJUNG DI NATUNA (Bagian 2-Tamat) 2020-10-02 00:00

Tebing di Tanjung Datuk

 

Natuna sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia pastilah menjadi destinasi yang menarik buat dikunjungi. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir Kabupaten Natuna yang masuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini sempat menjadi buah bibir karena masuknya kapal milik Tiongkok ke perairannya. Ditambah lagi sejak November 2018 Natuna telah resmi menjadi Kawasan Geopark Nasional (Taman Bumi) dan kini tengah disiapkan untuk diajukan menjadi Global Geopark UNESCO. Apa saja objek wisata di Natuna yang wajib dkunjungi kalau Trippers berkesempatan ke sana?

 

Baca juga: “Panduan Cerdas Eksplor Natuna

 

9. Pulau Senua

Untuk menuju pulau yang berada di Desa Sepempang ini bisa dimulai dari dermaga Teluk Baruk Sepempang untuk kemudian dilanjutkan perjalanan laut dengan menyewa kapal kayu selama 30 menit. Wajib ke sini deh kalau Trippers datang ke Natuna. Pulau ini memiliki keindahan pantai landai berpasir putih halus serta kejernihan air laut yang membiru dengan latar Gunung Ranai yang mendominasi pemandangan Pulau Natuna. Di sini Trippers bisa snorkeling untuk menikmati bawah lautnya. Peralatan snorkeling harus dibawa sendiri karena di pulau ini nggak ada fasilitas apa pun. Bekal makan dan minum juga jangan lupa dibawa.

 

Pantai di Pulau Senua begitu menggoda

 

Kalau dilihat dari jauh, Pulau Senua mirip wanita hamil yang sedang rebahan di rumah aja. Ada kepala dan bagian perut yang menonjol. Memang ada legenda urban tentang wanita hamil yang berubah menjadi pulau.

 

10. Pantai Lubang Kamak

Ini dia pantai yang punya ‘sejuta’ spot Instagenik. Lokasinya di Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut. Berjarak 40 km dari kota Ranai, ditempuh berkendara 50-60 menit.

 

Betah berlama-lama di sini

 

Untuk menuju lokasi Lubang Kamak-nya, kita harus melewati dulu Pantai Migit, lalu ke arah kanan. Kalau melihat laguna sempit yang bentuknya separuh bintang, belum, Trippers belum sampai. Terus saja sampai menemukan ujung tebing granit yang di bawahnya terdapat teluk kecil berair dangkal dan tenang. Nah, di salah satu sudut di teluk inilah terdapat si lubangnya. Formasi batu-batuan granit berwarna coklat kemerahan di sini dan lekuk liku teluknya pastilah membuat Trippers betah berlama-lama di sini.

 

11. Pantai Teluk Buton

 

Berada di Desa Teluk Buton Kecamatan Bunguran Timur Laut, di ujung utara Pulau Natuna Besar. Jaraknya dari Kota Ranai sekitar 50 km, ditempuh berkendara +/-1 jam. Bisa sekalian mampir ke sini saat kita ke Tanjung Datuk dan Pantai Lubang Kamak. Di sepanjang garis pantainya tumbuh pohon cemara dan pohon kelapa, membuat suasana teduh, asyik buat bersantai.

 

12. Tanjung Datuk

Dari Ranai menuju Tanjung Datuk memerlukan 1 jam berkendara. Tanjung Datuk sendiri berada di ujung timur laut Pulau Bunguran (yang kita kenal sebagai Natuna Besar), tepatnya di Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut.

 

Tanjung Datuk menawarkan keindahan pantai tebing bebatuan kapur, dengan pemandangan laut biru dan dua pulau kecil di kejauhan. Dan menariknya lagi, hamparan bebatuan di atas tebing yang kita injak berlapis-lapis dan berwarna oranye kecoklatan. Cakep banget buat latar foto. Sama dengan Batu Sindu, di sini kita punya 2 alternatif menikmatinya. Dari atas atau turun ke pantainya.

 

Di dekat tempat mobil diparkir terdapat situs Batu Meja dan hamparan bebatuan coklat kemerahan yang bagus juga buat berfoto-foto.

 

Batu berwarna oranye di sebelah situs Batu Meja di Tanjung Datuk

 

13. Pantai Batu Kasah

Berada di Desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan, pantai yang disebut juga Pantai Cemaga ini dijangkau berkendara dari Kota Ranai sekitar 30 menit. Di area utama pantai tumbuh deretan pohon kelapa dan tak jauh dari bibir pantai tertebar batu-batu granit besar dan kecil.

 

Bagian terbaiknya adalah tumpukan dan serakan bebatuan granit besar-besar di area kanan pantai. Air laut di sekitarnya hijau toska, membuatnya tambah indah. Kita bisa menaiki batu-batu raksasa itu, tapi harus hati-hati ya.

 

Bagian terbaik Pantai Batu Kasah

 

Fasilitas pendukung di pantai ini cukup lengkap. Selain gazebo-gazebo, juga ada mushola, toilet, kamar bilas, tempat parkir yang luas, warung makan, dan gedung informasi. Tiket masuk Rp2.000 per orang.

 

14. Pulau Akar

Pulau yang berada di Desa Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan ini mungil, hanya seluas +/-250 m2. Jangan berpikir seperti gusong karena justru nggak ada pasir putih melainkan batu-batu hitam yang tersusun secara alami dan usianya disinyalir sudah seratusan juta tahun lebih. Inilah yang membuat pulau ini dinobatkan sebagai salah satu geosite di Geopark Natuna. Keunikan lainnya, tumbuh akar-akar kerdil di sela bebatuan. Karenanya pulau ini disebut Pulau Akar. Memang di area tengah pulau tumbuh pepohonan. Jadi suasana juga teduh.

 

2 gazebo di Pulau Akar

 

Dari Kota Ranai ditempuh 30-35 menit berkendara. Nah walaupun namanya pulau, untuk ke sini kita nggak perlu naik perahu. Karena jaraknya dari Pulau Natuna Besar nggak lebih dari 200 m dan sudah dibangun jembatan kayu. Di salah satu sisi pulau juga tersedia 2 gazebo.  

 

15. Pulau Setanau

Berada di Desa Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga, Pulau Setanau beda dari Pulau Sedanau. Untuk ke Pulau Setanau dari Kota Ranai, naik mobil dulu menuju Pelabuhan Rakyat Selat Lampa selama +/-1,5 jam. Lalu dari pelabuhan naik kapal motor selama 20-30 menit.

 

 

Pantai luas dengan pasir putihnya ada di sisi barat laut pulau ini. Air lautnya sangat jernih dan garis landai pantainya cukup jauh ke tengah laut. Hanya berendam cantik dan main ciprat-cipratan air saja di pantainya yang landai rasanya sudah sangat mewah dan menyenangkan.

 

16. SKPT Selat Lampa Natuna

Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa Kabupaten Natuna dibangun oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan RI tahun 2017. SKPT yang merupakan pusat industri perikanan di Kabupaten Natuna ini terletak di Selat Lampa yang bisa ditempuh berkendara 1,5 jam dari Kota Ranai.

 

Pemandangan indah perbukitan yang mengelilingi di sekitarnya menjadikan lokasi ini sungguh menawan. Terdapat beberapa bangunan di sekitar area SKPT dan juga pelabuhan guna menunjang aktivitas SKPT.

 

 

Tidak jauh dari lokasi SKPT terdapat juga Komplek Marinir AL dan Pelabuhan Pelni. Pelabuhan ini menjadi pelabuhan utama bagi masyarakat Natuna untuk bepergian keluar daerah dengan menggunakan jalur laut.

 

Ingin ngetrip ke Natuna? Hubungi WA 0811821006 ata email mytripjustpackandgo@gmail.com

 

 

 

Teks: Arief Naen, Mayawati NH (Maya The Dreamer) Foto: Arief Naen, Kayu Manis Kreasi, Mayawati NH, Priyo Tri Handoyo
Comment