PERLU DIKETAHUI SEBELUM KE MACHU PICCHU! TIPS, BUJET, ITINERARY, UPDATE SELAMA PANDEMI (Bagian 2) 2021-02-09 11:30

Best view Machu Picchu dari teras pandang utama, tak perlu trekking untuk ke sini

 

Machu Picchu, situs arkeologi peninggalan Kerajaan Inca, menjadi magnet utama yang membuat wisatawan mancanegara berkunjung ke Peru, sebuah negara di Amerika Selatan. Foto-foto hamparan bangunan kuno di atas permadani rumput hijau yang dilatari gunung lancip di belakangnya begitu epik, membius banyak orang. Apalagi didekorasi dengan sinar mentari atau lautan kabut di sekitarnya. Tambah eksotis! Siapa coba yang bisa menolak untuk ke sana?

 

Artikel ini akan membahas tuntas semua hal yang perlu Trippers ketahui tentang Machu Picchu termasuk yang paling sering ditanyakan, berapa estimasi biayanya.

 

Baca bagian 1 di sini.

 

KAPAN WAKTU TERBAIK EKSPLOR MACHU PICCHU?

Pada saat dry season di bulan Mei-Oktober. Peru hanya memiliki dua musim, wet season dan dry season.

Sedangkan peak season Machu Picchu pada Juli-Agustus. Tapi perlu diketahui, cuaca di Peru sulit ditebak. Bahkan saat dry season pun bisa jadi turun hujan dan suasana jadi berkabut. Kalau kabutnya tipis, Machu Picchu tampak menjadi tambah magis. Tapi kalau kabutnya sangat tebal ya bisa tertutup semua.

 

Machu Picchu tampak magis diselimuti kabut tipis

 

Sebisa mungkin hindari hari Minggu karena pada hari ini warga Cusco bisa masuk gratis ke Machu Picchu dan tentunya ini akan membuat sangat ramai.

 

APAKAH BENAR UNTUK MENCAPAI & MENGEKSPLOR MACHU PICCHU PERLU TREKKING?

Untuk mencapainya, sudah ditulis sebelumnya, tidak perlu trekking. Trekking untuk mencapai Machu Picchu hanyalah alternatif bagi yang memang ingin trekking. Selain trekking singkat dari Hydroelectrica, juga tersedia beragam pilihan paket trekking menuju Machu Picchu, yang paling populer adalah Inca Trail 4D3N, dengan biaya USD 500-600 per orang. Harus buking 3-6 bulan di muka kalau ambil paket trekking.

 

Komplek Machu Picchu sendiri yang dapat dieksplor ada dua bagian, di bagian bawah di mana terdapat banyak reruntuhan dan bekas bangunan-bangunan, dan bagian atas, yakni Gunung Wayna Picchu. Nah, dari gerbang masuk hingga ke teras pandang tempat kita bisa melihat best view Machu Picchu itu hanya jalan kaki sekitar 15 menit, sedikit menanjak tapi terhitung mudah, melewati tangga-tangga batu yang rapi, sudah standar turis. Ketinggian Machu Picchu sendiri hanya 2.430 mdpl, oksigen tak terlalu tipis.

 

Jalur menuju teras pandang utama, sudah standar turis

 

Berfoto dengan latar salah satu best view Machu Picchu

 

Lalu dari teras pandang turun ke arah reruntuhan melewati pintu kuno Machu Picchu, dan mengeksplor semua situs penting yang ada biasanya makan waktu sekitar 2,5 jam. Keliling-keliling ini tentu harus jalan kaki. Tidak ada fasilitas seperti kuda ataupun dokar dan sejenisnya. Bagi lansia yang tidak kuat keliling, bisa sampai teras pandang saja.

 

Pintu kuno Machu Picchu

 

Keliling di dalam area Machu Picchu ya harus jalan kaki

 

Nah, yang harus trekking adalah jika Trippers membeli juga tiket pendakian ke Puncak Wayna Picchu (2.720 mdpl). Jalur menanjaknya lumayan terjal, memakan waktu +/-1,5 jam untuk naik sampai puncak, dan +/-1 jam untuk turun.

 

APAKAH PENGUNJUNG KE MACHU PICCHU DIBATASI?

Ya betul, pengunjung ke Machu Picchu dibatasi. Beberapa tahun lalu hanya 2.500 pengunjung per hari, tapi belakangan sudah diubah, menjadi 5.940 pengunjung per hari, yang dibagi menjadi dua kloter:

1. Tiket pagi: pkl.06.00–12.00

2. Tiket sore: pkl.12.00–17.30

Maksimal berada di dalam area 4 jam, tapi biasanya wisatawan menghabiskan waktu 2,5 jam, sesuai durasi jasa pemandu.

 

Jangan lupa, sebelum masuk sebaiknya ke toilet dulu, karena di dalam area Machu Picchu nggak ada toilet sama sekali.

 

APAKAH HARUS MEMAKAI PEMANDU UNTUK KE MACHU PICCHU?

Ya, sejak 2019 masuk ke Machu Picchu wajib memakai jasa pemandu. Kalau Trippers datang sendiri ke Machu Picchu, tanpa ikut tur, jasa pemandu bisa didapatkan di gerbang masuk.Tarifnya USD 40 untuk maksimal 2 pengunjung, durasi 2,5 jam. Satu pemandu bisa memandu maksimal 16 orang dalam satu grup. Tentu kalau 16 orang tarifnya bukan lagi USD 40 ya… Kalau Trippers masuk ke Machu Picchu dalam 2 hari, hari selanjutnya boleh tanpa pemandu dengan menunjukkan tiket sebelumnya dan nama pemandunya.

 

Wajib memakai pemandu untuk eksplor Machu Picchu

 

DI MANA MEMBELI TIKET MACHU PICCHU?

Nah ini perlu diperhatikan kalau Trippers jalan sendiri ke Machu Picchu, beli tiket masuknya bukan di gerbang masuk ya, nggak dijual tiketnya di situ. Harus sudah beli tiket di loket tiket di Aguas Calientes atau di Cusco tepatnya di INC (National Institute of Culture). Harga tiket untuk sekali masuk, Machu Picchu saja, tanpa Wayna Picchu USD 45 atau 47. Tiket gabungan Machu Picchu + Wayna Picchu USD 62.

Untuk masuk ke Machu Picchu, selain harus menunjukkan tiket hardcopy (tak bisa hanya dengan menunjukkan softcopy-nya), juga paspor asli. Tanpa paspor asli nggak bisa masuk.

 

BAGAIMANA KALAU MAU MENDAKI WAYNA PICCHU JUGA?

Untuk mendaki ke Puncak Wayna Picchu juga dibatasi, per hari hanya 400 orang, dibagi dalam 2 grup:

1. Waktu masuk pkl.07.00-08.00

2. Waktu masuk pkl.10.00-11.00

 

Tiap kloter maksimal diberi waktu 3 jam. Atau maksimal pkl.13.00 harus sudah mulai turun dari puncaknya.

 

Karena terbatas, jadi harus buking atau membeli tiketnya paling tidak 3 bulan sebelumnya. Lebih aman lagi 6 bulan sebelumnya. Kenapa dibatasi begitu sedikit dibanding jumlah pengunjung yang boleh masuk ke Machu Picchu? Karena banyak jalur ekstra sempit plus super terjal. Elevasinya dari gerbang masuk hingga puncak sekitar 300 m. Puncak Wayna Picchu berada di ketinggian 2.720 mdpl.  Karena jalurnya cukup sulit, anak-anak yang boleh mendaki hanya yang >12 tahun. Lansia nggak ada batasan, asal bugar dan tak punya masalah dengan lutut.

 

Jalur pendakian ke Puncak Wayna Picchu, sempit dan terjal

 

Kalau Trippers memasukkan Wayna Picchu dalam daftar, pastikan memilih tur operator yang reliable. Karena jatah hanya 400 per hari, jadi para operator pun rebutan, terutama saat peak season Juli-Agustus. Jadi operator yang kurang gercep bisa saja gagal mendapatkan tiket Machu Picchu yang sekaligus dengan Wayna Picchu untuk tamunya.

 

Pemandangan ke arah Machu Picchu dari Puncak Wayna Picchu

 

Selain Puncak Wayna Picchu, ada juga Grand Cavern, Temple of The Moon, Machu Picchu Mountain Peak (Montana), 3.082 mdpl. Itu tiketnya beda lagi. Tapi turis pada umumnya jarang ke sini.

 

APAKAH ADA BENDA-BENDA YANG DILARANG DIBAWA MASUK?

Ya ada, yaitu: drone, tripod, tongsis, backpack >5 kg, makanan berat, banner, poster, payung, trekking pole, tongkat, kostum untuk pemotretan dengan tujuan komersil, alat musik, binatang peliharaan, baby stroller (kalau gendongan bayi boleh). Ada loker untuk menitipkan barang-barang tersebut di depan gerbang masuk jika Trippers terlanjur membawanya.

 

 

 

APAKAH ADA LARANGAN TERTENTU SELAMA BERADA DI MACHU PICCHU?

Larangan yang sehubungan dengan tabu nggak ada. Tapi pengunjung diminta menjaga sikap, tidak  memanjat-manjat, karena ini tempat yang disakralkan. Pengunjung tak boleh merokok, tak boleh berjalan di luar sirkuit atau jalur yang telah ditentukan, tak boleh nyanyi-nyanyi dan membuat kegaduhan. Juga tidak dibolehkan melakukan pemotretan komersil.

 

Bersambung ke sini.

 

 

Teks: Mayawati NH (Maya The Dreamer Foto: Adriana Leonita, Erik Ringsmuth (Unsplash.com), Hermanto Margono, Mayawati NH, Novindra Christian, Scott Umstattd (Unsplash.com)
Comment