12 CAFE & RESTO CANTIK DI BOGOR UNTUK MELEWATKAN WEEKEND (Bagian 2) 2024-02-12 12:05

Esposa, tempat ngopi dan bersantai di antara pohon pinus

 

Kadang galau mau melewatkan weekend di mana? Apalagi kalau ada long weekend tapi nggak bisa pergi keluar kota. Hari gini sih sebenernya udah nggak perlu galau bin bingung lagi karena pilihan begitu banyak, dan lokasinya nggak terlalu jauh. Buat warga Jabodetabek yang mau sedikit ngadem, alternatif favoritnya tentu ke Bogor ataupun lebih spesifik ke kawasan Sentul. Di sana bertaburan cafe ataupun resto yang ditata cantik dan berpemandangan cantik pula. Tempat-tempat ini tak hanya memberi makan perut, melainkan juga memberi ‘makan’ mata dan jiwa. Menawarkan beragam spot cantik buat berfoto pula!

 

Baca juga: “5 Resto & Cafe Semi Outdoor Berpemandangan Cantik di Bogor

 

Kali ini MyTrip tampilkan 12 cafe dan/atau resto di Sentul dan kawasan Bogor lainnya. Beberapa di antaranya juga memiliki penginapan serta meeting hall. Semuanya pernah MyTrip datangi langsung antara Agustus 2022 hingga Januari 2024. Harganya masih terjangkau, kalaupun beberapa agak pricey, tapi sepadan dengan suasana yang ditawarkan. Kurang lebih bujet per orang untuk makan dan minum minimal Rp100.000.

 

Bagian 1 baca di sini.

 

4. ESPOSA COFFEE & FOREST

Lokasi: Jl. Cilubang Mekar RT 03/08 Situgede, Bogor Barat, Kota Bogor.

Jam buka: 08.00-21.00 (setiap hari).

 

Kalau datang ke Esposa pastikan nggak hujan karena tempat-tempat duduknya yang asyik semuanya di outdoor atau semi outdoor. Coffee shop dengan konsep hutan kota di Bogor ini cocok didatangi pagi-pagi buat ngopi dan ngemil serta menghirup udara segar. Tak heran kalau banyak yang mampir ke sini selepas gowes atau berolah raga.

 

Tempat duduk indoor di Esposa, di depan barista dan meja kasir

 

Meskipun memposisikan diri sebagai tempat ngopi, tapi pastinya menyediakan juga menu makanan berat walaupun nggak banyak pilihan, hanya berupa Bowl Series (seperti nasi goreng, mie kuah/goreng, nasi ayam, lauk oseng cumi, udang balado dll) dengan penyajian minimalis. Juga ada Pasta Series, pizza, snack western seperti pastry maupun tradisional seperti cireng dan singkong goreng, juga ada Kids Menu. Minumannya tentu coffee based maupun single origin, nonkopi, Signature Foam, Mocktail Series, dan es krim. Harganya ekonomis. Minimal per orang Rp50.000 sudah cukup buat makan dan minum.

 

Dark Blood, salah satu menu Mocktail Series di Esposa

 

5. D’SAWAH RESTO DAN CAFE

Lokasi: Jl. Cilubang Mekar No.88 RT 03/08 Situgede, Bogor Barat, Kota Bogor.

Jam buka: 10.00-21.00 (setiap hari).

 

MyTrip hanya mengunjungi restorannya yang area dine-in-nya bermacam-macam, ada meja-kursi, ada lesehan, juga gazebo-gazebo yang dikelilingi kolam ikan dan sawah. Ada juga panggung live music. Dari lokasi parkir menuju restorannya, Trippers akan melihat property lainnya milik D’Sawah Resort, Resto & Rekreasi di antaranya kafe bergaya Santorini, Rumah Kaca by D’Sawah yang bisa disewa untuk meeting maupun wedding. MyTrip tak sempat melihat resort-nya yang ber-vibes Ubud. O ya, lokasinya tepat di belakang Esposa, tapi kalau naik kendaraan mesti mutar sedikit.

 

Cafe Santorini di D’Sawah

 

Rumah Kaca by D’Sawah

 

Menunya sangat beragam, utamanya tentu masakan Sunda: beragam Menu Ikan & Seafood, Menu Ayam & Bebek, Menu Ikan Asin, aneka Sambal, Menu Nasi (termasuk Nasi Tutug Oncom), Menu Pepes, Daging (iga, buntut, empal, dendeng), Paket Hemat (sambal tempong bali), Menu Gorengan, Menu Sayuran, Snack Manis, Dessert (berbasis es krim). Minumannya ada juice, milkshake, kopi, teh, minuman tradisional, smoothies, squash, blended, mocktail. Pokoknya sampai bingung memilihnya.

 

Aneka sajian D’Sawah Resto dan Cafe

 

6. RUMAH MATOA COFFEE & KITCHEN

Lokasi: Alternatif IPB - Samping BMKG, Jl. Cilubang Mekar RT 01/08 Situgede, Bogor Barat, Kota Bogor.

Jam buka: 09.00-18.00 (Selasa-Minggu; Senin tutup)

 

Begitu tiba di halaman rumputnya, nuansa jadul langsung menyergap. Tampak rumah tua yang masih sangat terawat di tengah kebun asri yang juga terawat. MyTrip sempat ngobrol sejenak dengan pemiliknya. Kafe ini sudah ada sejak 2015, tadinya namanya Demanda Coffee. Bangunan yang sekarang dijadikan kafe ini tadinya rumah tinggal.

 

Rumah Matoa yang berkesan jadul dan asri

 

Menunya cukup beragam, ada cemilan mulai dari churros, banana split sampai tahu gejrot dan colenak; ada pula makanan berat di antaranya bistik, nasi goreng, spaghetti, menu ayam, sapi, mie ayam, soto ayam. Minumannya tentu kopi dan nonkopi (termasuk wedang uwuh dan empon-empon). MyTrip mencoba Blue Matoa, salah satu minuman andalannya, campuran lemon, daun mint, bunga telang. Segerrrrr banget!

 

Churros, colenak dan Blue Matoa

 

Saat MyTrip datang di hari Minggu, ruangan dalam maupun teras belakang cukup penuh, lalu kami ditawari duduk di bangku dan meja kayu di halaman depan di bawah kerimbunan pohon-pohon besar, kemudian digelari tikar. Jadilah kami leyeh-leyeh serasa di rumah sendiri. Rumah Matoa sungguh menyenangkan untuk bersantai siang-siang bersama teman-teman maupun keluarga.

 

Leyeh-leyeh di halaman depan Rumah Matoa

 

Bersambung ke sini.

 

 

Teks: Mayawati NH (Maya The Dreamer) Foto: Mayawati NH, Wiwiek Asmawiati
Comment