KE SUMEDANG MAKAN TAHU? TENTU BUKAN! ADA BANYAK AKTIVITAS MENARIK NIH! (Bagian 3-Tamat) 2023-05-19 08:00

Paralayang di atas Waduk Jatigede

 

Gampang ditebak, begitu dengar kata “Sumedang”, yang terlontar adalah “Makan Tahu Sumedang?” Begitu pulalah tanggapan saat MyTrip mengajak para Trippers setia ngetrip ke Sumedang Jawa Barat. Kalaupun ada yang terpikir tentang wisata alamnya, tapi, “Apa istimewanya ya?” Nah, di sinilah tugas pelaku wisata lokal mengemas paket wisata agar menarik. Pemandangan alam boleh jadi sama aja atau bahkan kalah menarik dari destinasi lain, tapi aktivitas yang ditawarkan harus yang susah ditolak. Beruntung MyTrip bekerja sama dengan Soda Adventure yang meracik agenda wisata selama 3 hari menjadi sangat menggoda. Petualangan, kuliner, sekaligus wisata budaya. Kuota peserta pun penuh dalam sekejap untuk trip tanggal 3-5 Maret 2023 lalu. Apa saja aktivitasnya?

 

Artikel bagian 1 baca di sini, dan bagian 2 baca di sini.

 

MELIHAT CITY LIGHT DARI KAMPUNG TOGA

Kampung wisata atau kawasan wisata terpadu di Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan yang berada di ketinggian 650-800 mdpl ini menawarkan pemandangan ke arah Kota Sumedang. Lebih cantik saat malam hari. Ada beberapa kafe atau restoran yang memiliki teras untuk para tamunya menikmati pemandangan. Di antaranya adalah Toga Peak Cafe dan Houten Koffie. Selain kafe atau resto, di kawasan ini juga banyak terdapat vila yang disewakan.

 

Bukit di Kampung Toga juga merupakan salah satu tempat favorit bagi kegiatan paralayang maupun gantole. Walaupun bukanlah satu-satunya titik take off paralayang di Sumedang. Jaraknya dari pusat kota Sumedang hanya sekitar 3 km, dibutuhkan waktu berkendara 10-15 menit saja.

 

TANDEM PARALAYANG DI BUKIT PANGUPUKAN CISEMA DENGAN VIEW WADUK JATIGEDE

Tempat take off paralayang di Sumedang yang lebih populer memang Bukit Toga di Kampung Toga. Tapi Soda Adventure memilih Bukit Pangupukan Cisema untuk MyTrip menjajal paralayang secara tandem. Bukan tanpa alasan tentu saja. Dari atas landasan untuk terbang terhampar Waduk Jatigede yang tak dinyana ternyata sangat cantik. Waduk yang dibangun dengan membendung aliran Sungai Cimanuk ini menghasilkan pulau-pulau kecil maupun tanjung-tanjung di sekelilingnya. Membuatnya dijuluki warga lokal sebagai Raja Ampat-nya Sumedang.

 

Landasan take off paralayang di Cisema dengan view Waduk Jatigede

 

Waduk Jatigede, Raja Ampatnya Sumedang

 

Sayangnya saat pagi hari pemandangan ke arah waduk melawan matahari, jadi hasil fotonya kurang cetar. Tapi pagi hingga siang adalah waktu yang tepat untuk terbang. Pada sore hari angin cenderung mengecil dan berbalik arah, kurang mendukung untuk penerbangan paralayang.

 

Pagi hingga siang hari, waktu yang cocok untuk terbang paralayang

 

Waduk Jatigede merupakan waduk kedua terbesar di Indonesia setelah Waduk Jatiluhur di Purwakarta Jawa Barat. Waduk Jatigede menempati areal yang masuk ke Kabupaten Sumedang dan Majalengka.

 

MAKAN SIANG DI DESA WISATA KAREDOK

Di dekat lokasi start arung jeram di Parakan Kondang ada Desa Wisata Karedok yang cocok sebagai tempat makan siang sebelum mengarungi Sungai Cimanuk. Tempat makannya berupa gazebo dan makanannya tentu makanan khas Sunda. O ya untuk mencapai tempat ini kita harus melewati jembatan gantung. Berada di Desa Karedok Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang.

 

Menuju Desa Wisata Karedok melewati jembatan gantung

 

RAFTING DI SUNGAI CIMANUK DI PARAKAN KONDANG

Sungai Cimanuk bukanlah satu-satunya sungai untuk arung jeram (rafting) di Sumedang, tapi paling populer. Debit dan kecepatan aliran airnya bisa diatur dari pintu air di atasnya sesuai kebutuhan dan permintaan operator arung jeram. Jadi bisa dibilang arung jeram di sini aman bagi pemula, tapi tetap seru bagi nonpemula.

 

Briefing sebelum memulai kegiatan arung jeram

 

Saat MyTrip berarung jeram di Sungai Cimanuk, debit air yang “diberikan” pihak yang berwenang kurang tinggi. Jadi jeram-jeramnya kurang dahsyat, tapi tetap seru dan mengasyikkan. Di tengah kegiatan, di bagian sungai yang aman, kami boleh melompat ke air dan berenang-renang. Total panjang sungai yang diarungi 10,7 km, dan kami finish di daerah Geundeng atau Cireki di Desa Karyamukti Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang.

 

MyTrip berarung jeram di Sungai Cimanuk

 

Berenang-renang di sungai

 

Di tengah rute, foto-foto dulu di depan bendungan

 

 

Bagaimana, tertarik ke Sumedang dengan aneka kegiatan seperti rombongan MyTrip ini? Hubungi 0811821006 untuk info lebih detail.

 

 

Teks: Mayawati NH (Maya The Dreamer) Foto: Mayawati NH, Soda Adventure
Comment