INGIN BEKERJA ONLINE DARI KEPULAUAN KARIBIA? INI SYARATNYA 2021-05-03 00:00

 

Work from home, bekerja online selama pandemi, membuat kita bisa melakukannya dari mana saja. Work from everywhere! Tak sedikit orang yang memutuskan bekerja dari tempat atau pulau yang beratmosfer liburan. Bali tentu menjadi incaran, bukan hanya oleh warga Indonesia, tapi juga para ekspatriat, atau bahkan warga dunia. Tentu sah-sah saja, asal tetap mematuhi aturan imigrasi dan aturan lainnya. Dan kita tak hendak membahas soal itu di tulisan ini. Tapi, seperti dilansir dari Euronews.com, bahwa ada satu “pulau liburan” nan permai di Amerika Selatan sana yang secara resmi dan terbuka mengundang para digital nomad untuk datang dan bekerja di tempatnya dalam jangka waktu minimal 6 bulan. Pulau Curacao, yang berada di Laut Karibia, di lepas pantai negara Venezuela –yang menawarkannya.

 

Para pekerja digital dari belahan dunia mana pun kini bisa menjadikan Curacao sebagai kantor jarak jauhnya. Pejabat berwenang setempat memberi jaminan, siapa pun bisa datang dan bekerja jarak jauh di Curacao tanpa takut dikenai aturan pajak lokal.

 

Membayangkan membuka laptop, menghadiri Zoom meeting, dari pantai berpasir putih dengan kawanan burung flamingo berwarna pink hilir-mudik, sungguh menggoda bukan? Tak perlu mengkhawatirkan jaringan internet. Pokoknya laporan tetap bisa dikirim tepat waktu sementara Anda menyesap Blue Curacao (liquor khasnya) ditemani deburan ombak.

 

 

Mungkin Anda menyangsikan, bagaimana soal komunikasi dengan penduduk lokal? Tenang saja, selama Anda bisa berbahasa Inggris, atau Spanyol atau Belanda, aman. Memang sih penduduk lokal juga punya bahasanya sendiri, Papiamentu.

 

Apa Saja Syaratnya?

Tentu ada syaratnya supaya Anda bisa masuk dan bekerja online di Curacao. Ada form aplikasi digital yang wajib diisi dan bukti kepemilikan sumber finansial yang cukup serta tiket pesawat PP. Anda juga harus membayar biaya asuransi sebesar EUR 248. Dan tak kalah penting tentunya hasil tes PCR negatif Covid-19 maksimal 72 jam sebelum keberangkatan.

 

Apa Menariknya?

Curacao yang panjangnya 60 km ini tentu tak hanya punya pantai. Banyak hal menarik yang bisa dilakukan atau tempat cantik yang bisa didatangi di sela waktu luang Anda. Misalnya Distrik Punda di Willemstad yang menawarkan arsitektur unik dan bangunan warna-warni yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

 

Cuaca di Curacao juga sangat bersahabat, sekitar 28 derajat Celcius sepanjang tahun. Jadi Anda bisa kapan pun menceburkan diri ke laut, salah satunya di Cas Abao yang airnya biru jernih menggoda, dan garis pantainya diramaikan oleh kaktus. Atau mau leyeh-leyeh saja di Kenepa Beach? Atau snorkeling bersama penyu dan ikan-ikan warna-warni di Grandi Beach?

 

Aktivitas lain yang tak kalah menarik adalah mengunjungi pasar terapung dengan perahu-perahu warna-warninya.

 

Visanya Bagaimana?

WNI yang hendak berkunjung ke Curacao yang merupakan bagian dari Kerajaan Belanda harus mengajukan permohonan visa yang masa berlakunya hingga 90 hari. Bisa diajukan melalui VFS Global Jakarta: Kuningan City, Lt. 1 No. L2-30/32, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 18 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan.

 

Pertanyaan Pentingnya, Memangnya Curacao Aman dari Covid-19?

Menurut data dari WHO (World Health Organisation), hanya ada 104 kematian dari total kasus 12.119 di Curacao sejak awal pandemi hingga sekarang. Total populasinya +/-164.000. Dan hingga pertengahan April 2021 tingkat vaksinasinya mencapai rata-rata 13,44 per 100 penduduk. Curacao juga masih menerapkan protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan pemberlakuan jam malam antara pukul 19.00 sampai 04.30 pagi.

 

 

Teks: Mayawati NH (Maya The Dreamer), Euronews.com Foto: Curacao Marriott Beach Resort, Scuba-Lodge
Comment