HARTA TERPENDAM DI DANAU BUYAN 2021-05-11 08:30

Satu set nasi ikan Pak Soeper

 

Ini beli di mana? “Mmm, saya beli dekat rumah, ini langganan saya, lokasinya di belakang Apotik New Sanur...” kata Bu Dayu Soma yang mengundang saya. Hmmm, yang begini nih yang asyik! Lokal banget informasinya! Tepatnya lokal Sanur, karena lokasi tempat tinggal beliau adalah di Sanur, Bali. “Kami di Sanur memang biasa makan ikan dan hasil laut. Kalau semakin ke utara, seperti Gianyar, makin dominan daging babi...” kata suaminya menjelaskan. Berarti, di Sanur ini bisa ditemukan seafood khas Bali wilayah selatan!

 

Seperti apa bentuknya? Apakah mirip Mak Beng, sebuah kedai ikan legendaris Sanur? Saya pun mencari “Apotik New Sanur” lewat Google dan berhasil menemukan “Warung Pak Soeper”. Kenapa namanya Super? “Memang panggilannya seperti itu!” kata Pak Soeper, sambil duduk di halaman rumahnya yang dijadikan warung. Seperti umumnya di Bali, rumahnya luas terbuka sehingga kapasitasnya bisa sekitar 20 orang. Di satu sudut, ada tungku kayu yang menghitam dengan tiga jumput banten (sesajen) beralas daun pisang. “Ikannya harus dimasak di sini dulu Pak, baru dihangatkan sebelum disajikan,” katanya.

 

Tungku untuk memasak ikan di Warung Pak Soeper

 

Ikan apa? “Kalau kecil namanya terincik, kalau besar namanya tawah. Ikan ini hanya ada di sekitar Sanur sini,” kata Pak Soeper menjelaskan. Plus, ada gurita goreng yang menjadi side-dish, dua jenis lawar (kacang toge dan labu siam), serta sup. Ikannya yang besar direbus jadi sup, yang kecil digoreng kering. Sayang, toro-toro alias bulu babi sedang kosong. 

 

Baca juga: “Bertemu Mice Gadang di Bucu Sanur

 

Saya pun terkesima melihat kesederhanaan hidangan ini. Nasi dengan ikan goreng kering --mirip goreng ikan sepat di Walahar. Namun bedanya, ikan terincik ini memang lebih enak rasanya: gurih, sedap, tulangnya renyah, meskipun digoreng kering. Nah, pada versi ikan kuah, lebih terasa dagingnya yang tipis namun lembut, dengan aroma laut yang khas. Sedap! Baru melihat kuahnya saja --disajikan dengan mentimun rebus yang dikupas-- langsung familiar karena mirip kuah Mak Beng dan Be Sanur. Namun, ini beda! Bumbunya lebih sederhana, kuahnya bening, sebuah rantai evolusi yang lebih purba dari versi Mak Beng atau Be Sanur --Homo sanuriensis! Hehehe...

 

Sup ikan tawah

 

Ikan terincik goreng

 

Sambal matahnya pun khas: diberi timun bulat hijau, yang biasanya ada pada lalapan Sunda. Sedap benar, ada tekstur chewy yang tidak biasa. Gurita gorengnya pun mirip scallop jadinya: digoreng kering dengan bumbu kesune cekuh, rasanya gurih sedap. Sensasi makan nasi panas dengan sup ikan tawah maupun ikan terincik goreng, membuat nafsu makan makin memuncak, apalagi dicocol sambal matah dan sambal embe yang dominan bawang gorengnya. Mak nyus!

 

Penampakan ikan tawah sebelum dimasak

 

Dan hidangannya belum selesai. Dengan membayar Rp40.000, termasuk dalam paket adalah irisan pepaya dan semangka yang dibubuhi jeruk nipis. Cakep! Rupanya, Pak Soeper bisa menduga saya seorang foodie. Dia berteriak memberi komando, dan keluarlah produk terbarunya: “Ini samosa isi daun kelor Mas!” katanya. Segitiga pastry, yang dalamnya berisi daun kelor/moringa beraroma keju dengan tekstur lembut, membuatnya sedap sekaligus sehat. “Cocok buat selera modern yang sehat!” katanya, sambil melanjutkan cerita bahwa konon orang nomor satu di negeri ini pun sering pesan nasi ikan di sini. Hmm, siapa tahu dulu Pak Soeper dapat sepeda dari Pakde Jokowi!

 

Pak Soeper

Jl. Danau Buyan (belakang Apotek New Sanur)

Sanur, Denpasar, Bali

No HP: 081338185487

 

Tentang penulis: Harry Nazarudin atau biasa disapa Harnaz adalah salah satu pendiri Komunitas Jalansutra, penulis kuliner yang telah menulis buku Kimia Kuliner, dan bersama Bondan Winarno (kini telah almarhum) dan Lidia Tanod menulis buku 100 Mak Nyus. Harnaz juga memiliki channel Youtube “Kimiasutra” –Menjelaskan Kimia dalam Bahasa Manusia. Buku terbarunya yang diluncurkan tanggal 25 Maret 2021 adalah Nasgor, Makanan Sejuta Mamat.

 

 

Teks & Foto: Harnaz Tagore (Harry Nazarudin)
Comment