HO CHI MINH CITY, ALTERNATIF LIBURAN MURAH DI ASIA TENGGARA (Bagian 1)

HO CHI MINH CITY, ALTERNATIF LIBURAN MURAH DI ASIA TENGGARA (Bagian 1)

Tuesday, 01-11-2016 | 14:54

Reunification Palace

 

Ho Chi Minh City (HCMC) di Vietnam merupakan pilihan yang tepat jika Trippers ingin ekpslor negara Asia, khususnya Asia Tenggara, dengan bujet terbatas. Apa-apa serba murah di HCMC, bahkan cenderung lebih murah dari Jakarta. Tapi hati-hati saja dengan scam ya.

 

MENGENAL HO CHI MINH CITY DAN VIETNAM

  • Ho Chi Minh City dulunya dikenal dengan nama Saigon sebelum Vietnam Selatan bergabung dengan Vietnam Utara dan menjadi negara Republik Sosialis Vietnam. Saigon dulu adalah ibu kota Vietnam Selatan. Setelah bergabung, ibu kota Vietnam adalah Hanoi. Tapi HCMC tetap menjadi kota terbesar di Vietnam.
  • Bahasa: Bahasa Vietnam.
  • Mata uang: Vietnam Dong (VND). VND 1= +/- Rp 0,58. Bisa juga transaksi dengan USD untuk membayar biaya tur dan hotel. USD  1= +/-VND 22.700.  
  • Vietnam berbatasan darat dengan Kamboja, Laos, dan China.
  • Vietnam menerapkan sistem lajur kanan bagi pengguna jalan, berkebalikan dengan Indonesia.
  • Tidak ada perbedaan waktu antara Vietnam dengan Indonesia.
  • Tidak butuh visa bagi WNI untuk masuk sebagai turis di Vietnam.

 

CARA KE HO CHI MINH CITY

Maskapai yang melayani rute Jakarta ke HCMC dengan transit di Kuala Lumpur atau Singapura adalah AirAsia, Tigerair, Jetstar, dan Malindo Air. Harga tiket PP mulai Rp 1,7 juta-an (belum termasuk bagasi dan biaya tambahan lainnya).

 

REKOMENDASI PENGINAPAN

Supaya mobilitas mudah dan murah sebaiknya menginap di District 1, yaitu pusat kota dan area favorit turis. Yang paling terkenal Pham Ngu Lao Street, Le Lai Street, Bui Vien Street, De Tham Street, Di Quang Dao Street atau Ben Than Ward. Hotel bintang 3 sudah cukup mewah di sini, tarifnya mulai USD 25. Guest house pun banyak dengan harga yang sangat bersahabat, bisa ada yang USD 5 doang lho! Kalau menginap di District 1, dari bandara bisa naik bus bandara No.152, nggak perlu taksi.

 

CARA EKSPLOR

Kalau cuma ke obyek-obyek wisata di dalam kota, cukup modal peta dan jalan kaki, lebih hemat daripada ikut city tour. Coba rute ini: Opera House, People's Committee Hall, Notre Dame Cathedral, Central Post Office, Independence Palace, War Remnants Museum. Total +/- 6 jam hingga balik lagi ke hotel, termasuk belanja di Ben Thanh Market.

 

Mekong Delta

 

Tapi kalau ke obyek di luar kota seperti Cu Chi Tunnel, Cao Dai Temple, Mekong Delta, sebaiknya ikut join tour yang banyak ditawarkan di hotel ataupun di agen-agen travel yang banyak bertebaran di District 1. Jangan buking online karena harganya lebih mahal. Misalnya tur ke Cu Chi Tunnel dan Cao Dai Temple, di online ditawarkan tak kurang dari USD 30. Kalau buking langsung di kantor travel di sana (bisa dilakukan pas hari pertama tiba di HCMC), mungkin hanya sekitar USD 20, atau bahkan lebih murah kalau Anda pintar menawar.

 

OBYEK-OBYEK WISATA WAJIB KUNJUNG

-  War Remnants Museum

 

Merupakan museum perang selama Perang Vietnam berlangsung. Terdapat foto-foto, memorabilia, tanker, pesawat, dan replika penjara.

 

-  Notre Dame Cathedral

 

Gereja Katholik yang dibangun pada masa penjajahan Prancis dengan patung Bunda Maria yang berdiri tegak di depannya.

 

-  Central Post Office

 

Kantor pos dengan arsitektur khas Eropa yang keren difoto eksterior maupun interiornya. Kantor pos ini masih beroperasi hingga sekarang.

 

-  Reunification Palace (Independence Palace)

 

Ini adalah pusat pemerintahan sebelum ibu kota dipindahkan ke Hanoi. Arsitektur ruangannya perpaduan antara Eropa dengan Asia. Anda bisa melihat bioskop pribadi presiden, kamar presiden, ruangan presiden merencanakan taktik perang, ruangan kegiatan ibu negara, dll.

 

-  Opera House

 

Di sinilah berbagai opera atau pertunjukan teater digelar. Tapi nggak setiap hari dibuka untuk umum. Biasanya setiap pagi ada pertunjukan alat musik tradisional di halaman depannya.

 

People's Committee Hall (Ho Chin Minh City Hall)

 

Gedungnya yang bergaya kolonial Prancis sih nggak dibuka untuk umum, tapi turis biasanya datang dan berfoto-foto di luarnya. Dulu patung Uncle Ho-nya duduk, tapi sejak Mei 2015 diganti patungnya menjadi berdiri, setinggi 7,2 m. Datang dan berfoto malam hari saat lampu-lampu sudah menyala akan lebih cantik.

 

(Bersambung)

Teks: Andriani Silalahi, Diona RK, Heidy Suzanne Foto: anothertraveler.com, kyhoahotel.com.vn, lemeridiensaigon.com, tour-asia.net, vietnamonline.com, vietnamvisa.govt.vn, vietnamworldheritages.com

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


544

Back to Top