SERUNYA BERFOTO SELFIE DENGAN LATAR TWIN LAKE DI BALI 2019-08-16 00:00

Beberapa anjungan yang tersedia di Twin Lake Selfie

 

Wisata selfie, atau wisata digital, atau apa lah namanya, masih sangat digemari terutama oleh anak muda. Jadi nggak heran kalau makin banyak saja pengelola lokasi wisata yang menyediakan fasilitas berupa spot-spot atau anjungan yang unik untuk berfoto. Ya ada di Jogja, di Bandung,  di Malang. Dan Bali pun nggak luput. Memanfaatkan keindahan panorama Danau Buyan dan Tamblingan yang posisinya berdampingan sehingga sering disebut Twin Lake, dibangunlah sebuah tempat selfie bernama Twin Lake Selfie.

 

Pintu masuk Twin Lake Selfie

 

Lokasinya di puncak Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali. Kalau dari Denpasar atau Kuta ambil rute ke Bedugul, pas nanti ada pertigaan yang lurus atau ke kanan itu ke Air Terjun Gitgit, nah untuk ke sini ambil yang kiri. Total perjalanan sekitar 2 jam. Lokasinya ada di sebelah kiri jalan.

 

Baca juga: "Ini Dia Tempat Selfie Favorit di Bira, Lahongka Panorama Bira"

 

Tempatnya nggak luas, memanjang mengikuti pinggiran jalan. Karena tempatnya berupa jurang di atas danau maka dibangun semacam boardwalk dari kayu. Bagian terlebarnya mungkin hanya 5 m. Panjang keseluruhan tempat ini mungkin nggak lebih dari 25 m. Pokoknya kecil deh. Spot atau anjungan yang tersedia sekitar 10. Yang jadi favorit adalah anjungan berupa haluan perahu yang menjorok ke arah danau. Bisa foto ala Titanic di situ.

 

Anjungan berupa haluan kapal

 

Beberapa anjungan untuk berselfie

 

Lainnya lagi ada spot sarang burung, bunga matahari, bintang, love, dan ada dua ayunan. Ayunan yang di sebelah kiri boleh dipakai untuk berayun. Tapi ayunan sebelah kanan yang lebih tinggi dan lebih seram dibuat statis, diamankan kabel baja. Butuh nyali juga buat naik dan berpose di sini.

 

Sarang burung

 

Ayunan statis, cukup tinggi posisinya

 

Untuk naik ke beberapa anjungan yang tinggi telah disediakan tangga. Tangga ini kemudian digeser oleh petugas agar tak terlihat saat difoto. Di bawah ayunan dibentangkan jala-jala sebagai pengaman. Kitanya sendiri sih nggak dikasih pengaman apa-apa. Jadi hati-hati saja. Harus yakin bisa menjaga keseimbangan. Dan jangan berpose melepaskan tangan dari tali ayunan.

 

Untuk masuk ke destinasi wisata selfie ini kita diminta membayar tiket masuk yang lumayan mahal, Rp50.000. Harga itu sudah termasuk dapat pelayanan difotoin oleh petugas yang memang standby di lokasi. Tinggal serahkan HP atau kamera kita pada petugas, mereka yang akan motretin di semua anjungan yang kita mau. Kalau belum puas dengan hasilnya, boleh minta ulang sampai dapat hasil terbaik.

 

Loket tiket masuk

 

Kalau datang pas hari kerja sih hampir nggak ada antrean di setiap anjungan. Kita bisa berlama-lama dan bisa minta foto di semua anjungan dengan berbagai pose. Tapi kalau pengunjung sedang banyak, sabar saja antre, dan jangan terlalu lama di tiap spot. Kasih kesempatan yang lain ya.

 

O ya, MyTrip sempat tanya pada Mbak petugas foto, paling susah memenuhi permintaan seperti apa dari pengunjung? Langsung dijawab, “Orangnya gemuk tapi minta hasil fotonya langsing...” Ulala...

 

Salah satu petugas

 

Teks: Mayawati NH Foto: Mayawati NH, Dok. MyTrip
Comment
Jayme

Thank you for posting this awesome article. I'm a long time reader but I've never been compelled to leave a comment. I subscribed to your blog and shared this on my Facebook. Thanks again for a great article! https://inveska.ca

2020-07-03