TIPS & TRIK BELANJA CERDAS DI KOREA 2017-06-22 00:00

Myeongdong

 

Berbelanja di Korea, tepatnya di Seoul, memang nggak semurah belanja di Hong Kong apalagi Bangkok. Tapi ada banyak jenis barang atau merek yang hanya ada di Korea atau harganya jauh lebih murah di Korea. Mau tahu di mana aja dan bagaimana tips & triknya?

 

Mata uang: Won Korea (KRW). 1 won= +/-Rp 12.

 

NAMDAEMUN MARKET, SEOUL, KOREA

 

Cara ke sana: Berada di sebelah timur Gerbang Besar Selatan (Namdaemun). Untuk ke sana naik Seoul Subway Line 4, Hoehyeon Station. Juga bisa jalan kaki dari Seoul Station, Deoksu Palace, dan City Hall.

Kondisi: Seoul punya banyak distrik yang terkenal sebagai tempat belanja. Pasar Namdaemun merupakan pasar tradisional terbesar (40.000 m2) dan tertua (dibangun 1946) di Korsel. Berupa blok-blok bangunan di banyak ruas jalan yang khusus pejalan kaki. Jadi bukan berupa mal atau gedung. Selain toko permanen, department stores, juga banyak gelaran kaki lima di tengah jalan. Justru ini yang bikin rame.

Barang yang dijual: Namdaemun terkenal sebagai pasar terlengkap yang menjual hampir seluruh jenis produk secara grosir maupun eceran. Terdiri dari +/-1.000 toko. Produk utamanya pakaian anak-anak. Pakaian yang modelnya up to date juga bisa ditemui di beberapa kios yang ditata rapi. Beli suvenir dan oleh-oleh lainnya cocok lah di sini.

Harga: T-shirt dengan kualitas standar 5.000 won (Rp 60.000). Beberapa jenis suvenir seperti gantungan kunci dan magnet kulkas rata-rata 2.000-2.500 won/buah, dan satu set (isi 4 atau 5 buah) dijual 10.000 won. Untuk suvenir, biasanya harga fiks, tapi kalau beli banyak Anda bisa minta diskon saat belanjaan sudah ditotal, atau minta tambahan barang gratis. Perlengkapan musim dingin seperti sepatu boot selutut, sarung tangan yang fashionable, jaket, dll harganya nggak lebih murah dari Mangga Dua tapi variasi dan modelnya jauh lebih bikin nafsu buat buka dompet.

Tempat makan: Rumah makan sederhana tersebar di banyak tempat, dengan menu utama kebanyakan mie kuah (dingin maupun panas) yang rasanya maknyus dan selera Korea banget! Penjaja tokpokgi (rice cake) dan omuk (fish cake) pinggir jalan juga banyak, pilihan tepat buat yang nggak mau makan berat.

Jam buka: Pkl.10.00-03.00. Tapi  biasanya menjelang tengah malam saat weekdays banyak kios permanen maupun kaki lima mulai tutup. Beberapa toko eceran tutup hari Minggu.

Tips & trik:

-          Jangan menawar terlalu rendah kalau nggak mau diusir. Maksimal 30%, itu pun jarang-jarang bisa kejadian. Penjual Korea banyak yang kurang ramah.

-          Kadang pas beruntung kita bisa dapat harga murah dari penjaja kaki lima yang sedang obral besar. Terutama untuk produk-produk yang udah nggak musim. Misalnya datang saat akhir musim dingin, borong deh perlengkapan musim dingin, dijamin murah. Tapi kalau udah obral, jangan ditawar lagi yaaa.... Bakal ngamuk deh penjualnya.

-          Karena banyak penjual yang nggak bisa Bahasa Inggris, diperlukan kalkulator buat nawar.

 

DONGDAEMUN MARKET, SEOUL, KOREA

 

Cara ke sana: Lokasinya di dekat Gerbang Besar Timur (Dongdaemun). Naik subway line 1 & 4, turun di Dongdaemun Station, exit 5 atau 7; atau line 2, 4 atau 5 ke Dongdaemun Stadium, exit 1. 
Kondisi: Merupakan pasar terbesar di Korea untuk grosir maupun eceran dengan 5 shopping districts yang di dalamnya ada sekitar 26 mal dan puluhan ribu toko. Ada gedung lama yang lorong antara tokonya sempit dan berpenerangan kurang bagus, ada juga gedung baru yang lebih modern dan nyaman. Dongdaemun Shopping Town dan Dongdaemun Chain Store mewakili bagian yang lama, yang menjual banyak busana dan hal-hal yang berhubungan dengan tradisi Korea. Doosan Tower dan Migliore adalah bagian yang modern dan digandrungi anak muda Korea.

Barang yang dijual: Walaupun berbagai produk (termasuk peralatan listrik) dapat ditemukan di pasar ini, tempat ini terkenal terutama karena produk fashion dan tekstil yang murah dan up to date. Banyak desainer muda berbakat Korea membuka tokonya di sini. Suvenir khas Korea, selain bisa dapat murah di Namdaemun, di sini juga bisa, salah satunya di Doota Mall. Doota Mall, selain Migliore, juga favorit untuk membeli busana.

Harga: Lebih mahal dari Namdaemun. Blus atau gaun misalnya antara 35.000-80.000 won (Rp 420.000-960.000). Jangan khawatir, kalau won Anda habis, money changer ada di banyak tempat. Kartu kredit tentu bisa dipakai di toko-toko besar, tapi kebanyakan prefer cash dan kadang mereka berlakukan no discount kalau Anda bayar dengan kartu kredit. O ya di sini harga harus ditawar ya. Tapi ya gitu deh, Korea gitu lho, nawarnya nggak bisa seperti di Tanah Abang. Maksimal 30%.

Tempat makan: Ada food court di setiap gedung perbelanjaan utama yang menyajikan masakan Korea dan Barat. Di luar itu tentu banyak juga restoran.

Jam buka: 24 jam. Banyak yang tutup hari Senin dan hari libur. Sebagian toko juga hanya buka pkl.10.30-05.00 (18,5 jam). Peak time-nya memang tengah malam sampai menjelang pagi.

Tips & trik:

-          Kalau bingung dan ingin dapet informasi dulu sebelum mengeksplor pasar super luas ini coba aja datengin Dongdaemun Market Information Center di lantai dasar Fraya Town Building, yang dibuka oleh The Korea International Trade Association (KITA). Staf di sana bisa menjawab pertanyaan dalam Bahasa Inggris, Jepang, Cina, bahkan Rusia. Buka tiap hari pkl. 12:00-22:00.

-          Sama dengan pasar grosir lain, kebanyakan toko nggak punya ruang ganti.

 

MYEONGDONG, SEOUL, KOREA

 

Cara ke sana: Turun di Myeongdong Station (naik Seoul Subway Line 4), exit 5, 6, 7,ataur 8. Atau Euljiro Il-ga Station (Seoul Subway Line 2), exit 5.

Kondisi: Myeongdong bukan nama mal, melainkan nama distrik yang beberapa ruas jalannya seluas +/- 300.000 m2 dipenuhi toko. Ada beberapa department strore di kawasan ini: Migliore, Lotte, Shinsegae, Avatar, Noon Square, M Plaza dan High Harriet.

Barang yang dijual: Tempat belanja utama anak muda dan favorit turis Jepang di Seoul ini menjual berbagai produk fashion terkini, aksesoris, sepatu, tas, kosmetik (seluruh kosmetik merek lokal Korea ada di sini, sebut aja Face Shop, Laneige, Etude, Skin Food, Misha). Suvenir khas Korea juga ada, tapi nggak banyak pilihan tokonya. Banyak merek internasional dan merek desainer terkenal mempunyai gerai di sini. Saat musim semi dan gugur sering kali digelar fashion show, festival maupun konser. 

Harga: Relatif lebih mahal dibanding tempat belanja di Seoul lainnya. Kelas menengah lah. Wajar sih mahal karena harga sewa lahannya juga selangit. Harga juga rata-rata nggak bisa ditawar.

Tempat makan: Fast food, restoran keluarga, makanan Korea, Jepang, Cina, Western ada di setiap sudut. Jajanan pinggir jalan juga banyak. Kafe dan night club juga menjamur di sini.

Jam buka: Pkl.12.00-24.00, setiap hari.

Tips & Trik:

-          Rajin-rajinlah menyusuri tiap sudut jalan. Kadang ada beberapa toko yang menjual barang obral.

-          Bagi para pemakai kosmetik merek Korea, borong aja di sini . Harga jelas jauh lebih murah dibanding di Jakarta. Pilihan produk juga lebih lengkap.

-          Kalau mau melihat keramaian dan fashion street Korea, datang aja malam Minggu atau Minggu. Rame poll! Tapi kalau niat belanja, mending hari biasa deh.

Baca juga “Panduan Cerdas Eksplor Korea Selatan (Bagian 1)” dan "Menyambangi Negeri Song Joong Ki dan Song Hye Kyo (bagian 1)"

 

Teks: Mayawati NH Foto: Dok. MyTrip, Play Planet, tk-house.com
Comment