GUA KRISTAL DI KUPANG KINI SUDAH MEMBERLAKUKAN TIKET MASUK

GUA KRISTAL DI KUPANG KINI SUDAH MEMBERLAKUKAN TIKET MASUK

Monday, 08-07-2019 | 23:07

Gua Kristal, airnya beniiing...

 

Konon gua cantik di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sudah ditemukan sejak zaman pendudukan Jepang di Indonesia. Tapi baru mulai dikenal di kalangan wisatawan sejak 2009, itu pun yang pertama mengeksplornya wisatawan asing yang dipandu penduduk setempat. Dan hingga hari ini dipastikan masih banyak orang di luar Kupang yang nggak tahu keberadaan Gua Kristal.

 

Baca juga: "Itinerary Kupang & Pulau Rote 5 Hari"

 

Lokasinya di Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, bisa ditempuh dari pusat Kota Kupang sekitar 20-25 menit berkendara. Untuk ke sini ikuti saja rute ke Pelabuhan Bolok. Begitu Trippers melihat pendana Pos Polisi Air Bolok, nah berarti sudah dekat tuh.

 

Sekarang sudah ada plang berwarna coklat bertuliskan “Lokasi Wisata Alam Gua Kristal” di pinggir jalan masuk ke gua. Parkirlah kendaraan Anda di sini.

 

Papan penanda Gua Kristal

 

Lalu berjalanlah masuk melewati jalan setapak berupa tanah kering yang dipenuhi bebatuan karang berwarna hitam dan rumput-rumput kering. Pohon hijau ada juga, tapi nggak sampai membuat suasana teduh. Jangan khawatir, nggak jauh kok, 5 menit juga sampai ke lokasi.

 

Jalan masuk ke lokasi gua, nggak jauh

 

Pintu masuk gua nggak besar, tapi juga nggak sempit. Cuma kalau dari jauh memang nggak terlalu kelihatan.

 

Pintu masuk gua

 

Tahun 2012 MyTrip pertama kali datang, kami dipandu seorang kakek yang menurut keterangan adalah semacam juru kuncinya. Tahun 2018 yang menyambut kami di lokasi parkir adalah bocah-bocah lokal, dan kemudian ada seorang pria lokal yang datang, menawarkan jasa senter untuk menerangi bagian dalam gua. Dalam kedua kesempatan itu kami memberikan uang jasa serelanya. Plus memberikan uang parkir kepada bocah-bocah. Per mobil Rp10.000 (tahun 2018).

 

Baca juga: "Ada Bukit Golgota di Pulau Timor?"

 

Nah pada kesempatan ketiga, Juni 2019 lalu, bocah-bocah lokal tetap menyambut di lokasi parkir. Kemudian begitu mendekati mulut gua kami melihat sudah ada pagar, dan ada petugas menjaga. Kami diminta membayar tiket masuk Rp5.000 per orang. Wah, sudah resmi sekarang, walaupun pengelola tetap warga, bukan dari pemda. Penjaga ini menawarkan juga jasa senter, Rp100.000.

 

Ya kalau mau dapat foto bagus di dalam gua harus banget deh sewa senter. Karena walaupun datang antara pukul 11.00 hingga 13.00 saat sinar matahari pas masuk dari mulut gua, tetap saja kurang kuat. Sedangkan kalau dengan senter yang sangat terang, kita akan mendapatkan hasil foto air di dalam gua yang bening dan berwarna biru atau hijau.

 

Air Gua Kristal tampak biru

 

Dengan adanya senter, selain warna biru atau hijaunya keluar dan dasar air terlihat saking beningnya, kita juga bisa mendapatkan efek kristal pada air seperti terlihat pada foto di bawah ini.

 

Seperti ada kristalnya kan?

 

Itulah kenapa dinamakan Gua Kristal

 

Itulah kenapa gua ini diberi nama Gua Kristal. Tapi ada juga sumber yang menyebutkan, dulunya stalagtit dan stalagmit di gua ini bening-bening hingga nampak seperti kristal kalau kena cahaya. Tapi batu-batu tersebut sudah habis diambilin orang yang datang. Entahlah apakah cerita ini benar atau tidak.

 

Kolam air di dalam gua yang memanjang dan masuk jauh ke belakang gua cukup dalam. Jadi hanya yang bisa berenang saja yang boleh nyemplung ya. Tapi ingat, kamar ganti semi permanen hanya ada satu di mulut gua. Kalau pas lagi banyak orang, sabar-sabar saja mengantre.

 

Jangan sedih bagi yang nggak bisa berenang, bisa tetap turun hingga ke dasar gua karena di bagian kiri ada bebatuan yang cukup rata dan nggak digenangi air. Aman untuk berpijak dan berpose-pose. Untuk turun ke bawah sini nggak gampang, tapi juga nggak terlalu sulit. Hanya butuh kehati-hatian karena beberapa batu pijakannya licin.

 

Yang nggak mau turun juga nggak masalah, tetap bisa berpose-pose dengan latar air gua dari bebatuan di atas. Jadi walaupun guanya nggak luas-luas amat, tapi ada beberapa spot untuk berfoto.

 

Salah satu spot foto di bagian atas

 

Kalau Trippers turun ke dasar gua, jangan lupa untuk memotret ke atas, ke arah mulut gua. Ray of light-nya cakep! 

 

Memotret dari bawah ke arah mulut gua di atas

 

Kalau foto dari bawah ke arah ray of light dan pake model akan lebih cakep lagi.

 

 

Gua Kristal ini airnya payau karena berasal dari laut. Ya, aliran airnya tembus ke laut. Dan jalur air di dalam gua ini bisa diselami dengan memakai peralatan selam. Sayang MyTrip belum pernah mencobanya jadi nggak bisa cerita. PR! PR!

 

Teks: Mayawati NH Foto: Dok.Neng Ny, Mayawati NH, Suhari, Teo Liam Pheng

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


779

Back to Top