JIANSHUI, KEELOKAN YUNNAN YANG BELUM BANYAK ORANG TAHU

JIANSHUI, KEELOKAN YUNNAN YANG BELUM BANYAK ORANG TAHU

Saturday, 27-05-2017 | 17:47

Double Dragon Bridge, ikon Jianshui

 

Provinsi Yunnan sangat luas dengan bentang alam yang variatif yang tak habis-habis dieksplor. Dari mulai ibu kotanya, Kunming (baca di sini), Lijiang yang terkenal akan keelokannya (baca di sini), Dali yang nyeni (baca di sini), sampai Shangrila yang mirip Tibet (baca di sini). Masih ada satu tempat lagi yang tak boleh dilewatkan di Yunnan, yaitu Jianshui. Termasuk Distrik Honghe di selatan Kunming, Jianshui memiliki beberapa pesona wisata yang bervariasi, setidaknya untuk 1-2 hari kunjungan.

 

CARA KE JIANSHUI

Hampir setiap 30 menit ada bus antarkota yang melayani trayek dari Kunming ke Jianshui. Berangkatnya dari Southern Bus Terminal (Nan Bu Keyun Zhan). Lama perjalanan +/-4 jam, dengan harga tiket RMB 78.

 

Sedangkan cara ke Kunming dari Jakarta bisa dibaca di sini.

 

OBJEK-OBJEK WISATANYA:

JIANSHUI ANCIENT TOWN

Salah satu sudut Jianshui Ancient Town

 

Dua jalanan utama di kota tua ini adalah Lin An Lu dan Han Lin Jie di mana di sepanjang jalannya berderet kios dengan dekorasi bergaya vintage yang menjajakan makanan maupun barang kebutuhan sehari-hari dan suvenir. Makanan khas mereka adalah jenis barbeque ala Honghe serta masakan Yunnan yang umumnya pedas dan agak berminyak.

 

CHAOYANG TOWER

Chaoyang Gate

 

Atraksi utama adalah kota tua dengan gerbangnya yang mengingatkan kita pada film silat klasik zaman Dinasti Ming. Chaoyang Tower (artinya “menara yang menghadap ke matahari”) merupakan satu-satunya benteng pertahanan kota yang masih tegar hingga sekarang, sementara tiga gerbang lainnya sudah rata dengan tanah. Sangat cantik di waktu malam bermandikan gemerlap lampu dan menjadi tempat utama untuk berkumpul dan melakukan aktivitas publik seperti dansa bersama, permainan anak-anak dsb.

 

CONFUCIOUS TEMPLE (WENMIAO)

Patung Konfusius di Lake of Learning

 

Kuil Konfusius terbesar yang dibangun di zaman Dinast Yuan abad ke-13 ini merupakan perpaduan tradisi Bangsa Han dengan suku-suku minoritas di Distrik Honghe. Selain bangunan utama yang digunakan sebagai ritual persembahan untuk menghormati Konfusius, daya tarik lainnya adalah kolam  dengan taman besar dan teratai atau yang disebut Xuehai (Lake of Learning, di mana para siswa berkumpul dan belajar bersama).

 

Tiket masuk: RMB 60

Jam buka: pkl.08.00-18.00

Perkiraan durasi kunjungan: 1-2 jam

Rekomendasi kuliner: Harus cobain depot across the bridge noodle (ini nama jenis masakan, bukan nama restonya) di depan pintu gerbang Confucious Temple. Mie yang konon merupakan signature dish Yunnan ini paling enak disantap dalam keadaan panas setelah kita beraktivitas. Efektif banget untuk recharge stamina.

 

ZHU GARDEN

Zhu Garden

 

Rumah tinggal gedongan milik keluarga Zhu ini masih digunakan sebagai penginapan komersil yang menawarkan pengalaman kembali ke abad ke-16 zaman Dinasti Qing. Tempat yang sering disebut sebagai grand view garden ini memang memiliki taman luas yang tertata apik dan menghubungkan antarpaviliun di dalamnya. Tarikan garis masa lampau terasa kuat mewarnai tempat ini.

 

Tiket masuk: RMB 50

Jam buka: pkl.10.00-21.30

Perkiraan durasi kunjungan: 2 jam

Momen terbaik: Mungkin nggak umum dilakukan, tapi MyTrip menemukan bahwa mengelilingi Zhu Garden di kala senja membawa sensasi temaram yang membekas di hati. Cahaya lampionnya menghangatkan suasana rumah yang sunyi saat malam tiba, dan juga menghasilkan efek foto yang dramatis! *wink*

 

Romantika senja di Zhu Garden

 

TUANSHAN VILLAGE

Salah satu rumah di Tuanshan Village yang masih ditinggali

 

Sebuah real-estate jadoel! Itulah kesan MyTrip ketika memasuki Tuanshan Village. Nggak heran, karena sejatinya kompleks perumahan warisan Klan Zhang ini sudah ditinggali turun-temurun dari Dinasti Qing hingga kini. Perumahan ini dibangun mengikuti kontur bukit dengan gaya Han Tiongkok kuno, di mana setiap rumah menghadap ke timur. Infrastrukturnya pun sangat solid, sehingga bertahan baik sampai sekarang. Sebaiknya Trippers menyewa taksi untuk ke sini, sekaligus mengunjungi Double Dragon Bridge.

 

Tiket masuk: RMB 50

Jam buka: pkl.08.30-16.30

Perkiraan durasi kunjungan: 2 jam

 

DOUBLE DRAGON BRIDGE

Menara klasik Double Dragon Bridge

 

Jembatan dengan dua menara bergaya klasik ini menghubungkan Sungai Nanpan dan Sungai Tachong. Dibangun sejak abad ke-18 secara bertahap selama bertahun-tahun. Hasil teknologi ini terbukti berumur panjang. Jembatan ini tempat umum yang bebas dinikmati semua orang tanpa harus membayar tiket masuk.

 

REKOMENDASI PENGINAPAN

- Fairy Land Hotel (Limiao Branch)

Penginapan ekonomis dengan lobi minimalis ini memiliki kamar yang cukup lega, sangat bersih dan didesain secara apik hingga bikin kita serasa berada di rumah sendiri. Lokasinya di salah satu lorong di dalam kompleks Jianshui Ancient Town, sehingga kita bisa beristirahat dengan tenang dan cukup jalan kaki menuju Confucious Temple, Chaoyang Tower dan Zhu Garden. Reservasi bisa dilakukan melalui www.chinahotels.hk dengan harga terendahnya RMB 139.

 

- Lin An Inn

 

Untuk yang ingin menikmati penginapan ala ningrat bisa memilih Lin An Inn yang terletak di Lin An Lu di Jianshui Ancient Town. Bangunan bergaya klasik Honghe dengan hiasan lampionnya tampak sangat romantis di malam hari. Harga per malamnya mulai RMB 258 saat low season. Keuntungan lain menginap di sini, kita bisa mendapat harga khusus untuk mengunjungi Zhu’s Garden yang hanya selemparan batu jaraknya dari sini.

 

 

Teks: Christina Wibisono Foto: Christina Wibisono, Shutterstock

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


850

Back to Top