TAHUKAH ANDA AIR TERJUN TERTINGGI DI DIY ADA DI KULON PROGO?

TAHUKAH ANDA AIR TERJUN TERTINGGI DI DIY ADA DI KULON PROGO?

Wednesday, 23-01-2019 | 11:13

 

Dataran tinggi Menoreh di Kabupaten Kulon Progo memang menyimpan beragam wisata alam, mulai dari Pegunungan Menoreh sendiri dengan puncak tertingginya Puncak Suroloyo, sampai beberapa air terjun dengan view fantastis dan juga hamparan hijau perkebunan teh. Bicara soal air terjunnya, terus terang saya cukup kaget setelah tahu kalau ternyata di Kulon Progo terdapat air terjun tertinggi se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namanya Air Terjun Sidoharjo atau biasa disebut Air Terjun Perawan Sidoharjo. Sesuai namanya, air terjun ini terletak di Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Provinsi DIY.

 

Air terjun dengan ketinggian 75 m ini memang masih jarang dikunjungi orang. Lokasinya pun cukup jauh dari jalan utama dan dibutuhkan kehati-hatian saat memutuskan pergi ke sana. Hal ini penting untuk diperhatikan, sebab jalan menuju kawasan Pegunungan Menoreh terbilang sempit dan didominasi tanjakan ekstrem serta tikungan tajam yang terapit di antara tebing dan jurang. Meski demikian, Air Terjun Sidoharjo tetap bisa diakses menggunakan kendaraan roda 4.

 

 

Panorama Air Terjun Sidoharjo memang istimewa, air tanah yang jernih nan sejuk mengguyur deras menerobos ke tepian dinding tebing yang tinggi menjulang dan dilengkapi pula kolam alami dengan air jernih kehijauan. Ditambah pula dengan hamparan taman bunga berhiaskan deretan tebing disempurnakan oleh pemandangan Pegunungan Menoreh yang tampak dari kejauhan. Di area air terjun ini pengunjung biasanya menghabiskan waktu untuk berenang maupun sekadar bermain air di kolam alami berair segar berwarna jernih kehijauan.

 

Baca juga: "Siluwok, Air Terjun Perawan di Lereng Menoreh"

 

Untuk menuju lokasi air terjun kendaraan hanya bisa mengantar hingga tempat parkir saja. Selanjutnya dari lokasi parkir menuju air terjun diperlukan sedikit usaha dengan menyusuri jalan yang landai kurang lebih sejauh 300 m di mana sekitar 150 m pertama jalan masih berupa tanah dan 150 m sisanya sudah berupa jalan permanen dari semen.

 

Tempat ini bisa diakses dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta dengan jarak sekitar 40 km atau kurang lebih 1,5 jam berkendara. Sejauh ini masuk area air terjun masih gratis, biaya hanya dikeluarkan untuk ongkos parkir sepeda motor hanya Rp2.000 dan mobil Rp5.000. Sementara fasilitas umum baru tersedia kamar bilas atau toilet yang terletak di lokasi parkir kendaraan.

Teks: Arief Nurdiyansah Foto: Clara Soca Atisomya

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


562

Back to Top