GIMANA YA RASANYA PIKNIK DI TENGAH HUTAN JATI?

GIMANA YA RASANYA PIKNIK DI TENGAH HUTAN JATI?

Monday, 24-12-2018 | 00:25

Salah satu tempat makan

 

Aneh juga ya judulnya, mana ada orang mau piknik di tengah hutan jati? Eits, jangan buru-buru berasumsi, di Bantul DIY ada kok tempat asyik buat makan-makan sama teman-teman di kawasan hutan jati. Namanya Watu Lumbung. Watu Lumbung yang satu ini beda lho dengan Watu Lumbung yang di Gunungkidul. Kalau di Gunungkidul Watu Lumbung berupa pantai, kalau yang ini berupa kawasan edukasi yang menyediakan perpustakaan, tempat nongkrong maupun tempat makan.

 

 

Dengan memberdayakan masyarakat setempat, daerah perbukitan yang gersang ini mampu disulap menjadi destinasi wisata yang cukup digemari terutama oleh kalangan muda. Sebagai bahan dasar bangunan tetap menggunakan bahan alami seperti bambu yang dirakit menjadi beberapa bentuk, salah satunya ada yang berbentuk seperti kapal. Selain itu pohon jati yang tumbuh dimanfaatkan pula sebagai tiang penyangga.

 

Baca juga: "Jajan dengan Uang Kayu di Pasar Kakilangit"

 

Hadir sebagai wisata edukasi yang lengkap, Watu Lumbung memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan menanam pohon tiap hari Kamis. Ada pula kegiatan-kegiatan lain seperti membaca buku di perpustakaan sederhana.

 

Perpustakaan

 

Untuk urusan kuliner, Watu Lumbung menyediakan makanan kecil seperti pisang goreng, tempe mendoan, ketela goreng, lalu ada pula minuman khas Jawa Wedang Uwuh atau Sendang Amarta. Soal harga masih sangat bersahabat. Waktu berkunjung yang pas sebenarnya menjelang sore hari, sebab cuaca tidak terlalu panas sekaligus pengunjung bisa menikmati momen matahari terbenam.

 

Wedang Uwuh atau Sendang Amarta

 

Tak hanya itu, karena lokasi Watu Lumbung hanya sekitar 4 km dari Pantai Parangtritis, pengunjung bisa menghabiskan waktu untuk menyaksikan keindahan Pantai Parangtritis dari ketinggian. Sambil bersantai bersama teman sembari menikmati menu tradisional yang disediakan di beberapa lokasi kuliner seperti Kedai Wedangan, Kedai Amarta dan Alas Kuliner. Ada pula sebuah penginapan sederhana Watu Lumbung Culture Resort yang menghadirkan penginapan model joglo dengan harga Rp500.000 dan model tenda Rp75.000 per malam. 

 

 

Pengunjung yang datang khusus di hari Jumat akan mendapatkan sensasi yang berbeda, sebab sajian musik akustik biasa digelar di tempat ini pada hari itu. Jika tertarik, silakan datang ke Kawasan Edukasi Watu Lumbung yang terletak di Dusun Duwuran, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY. Lokasinya mudah diakses, jarak dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta hanya sekitar 35 km atau kurang lebih 1 jam berkendara.

 

 

Tempat wisata gratis ini juga cocok dijadikan sebagai alternatif tempat wisata bersama keluarga. Oh iya, sebelum berkunjung siapkanlah 3 buku layak baca yang nantinya bisa disumbangkan untuk perpustakaan, sebagai gantinya pengunjung akan mendapatkan reward berupa makanan, minuman atau merchandise

Teks: Arief Nurdiyansah Foto: Clara Soca Atisomya

0 COMMENTS


Please be the one to comment !


529

Back to Top